Posts

Showing posts from January, 2008
BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

Menapaki Jalan Kebahagiaan

Oleh: ARDA DINATA

DAPAT dipastikan setiap kita mengharapkan kebahagiaan dalam hidupnya. Sehingga pantas bila Syaikh Syarbashi pernah berkata, “Semua manusia yang hidup di dunia ini berlomba-lomba mencari kebahagiaan dan ingin bisa meraihnya walaupun dengan harga yang tinggi.”

Kebahagiaan itu, ternyata di mata orang-orang bodoh dan pendusta adalah dianggap sebagai lafaz yang tidak berhakikat dan merupakan khayalan fatamorgana yang tiada nyata. Sungguh ini adalah sesuatu yang kontradiksi dengan kenyataan bahwa Allah SWT telah menciptakan segala sesuatu di dunia ini penuh dengan kebaikan, kenikmatan dan keberkahan. Lebih-lebih Allah telah menurunkan Alquran sebagai petunjuk hidup manusia agar titak susah (baca: QS. Thaha: 2).

Kenyataan berfikir model itulah, sesungguhnya awal penyebab terjadinya kegagalan menggapai kebahagiaan hidup. Untuk itu, sangat tepat bila setiap kita melakukan kontemplasi terhadap sikap hidup yang telah kita lakukan selama ini. sebab, tanpa melakukan “penilaian” t…

Membangun Kekuatan Intelektual dengan Manajemen IQRA

Oleh: ARDA DINATA

KEKUATAN intelektual bukanlah satu-satunya komponen yang mampu mengantarkan seseorang sukses dalam kehidupan. Namun demikian, keberadaan kekuatan intelektual pada diri seseorang sangat dibutuhkan dalam mengarungi kehidupan di dunia dan sebagai bekal hidup di akhirat.
Dalam hidup ini, paling tidak ada empat kekuatan yang harus dibangun untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia yang produktif, yaitu kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, “kecerdasan” fisik, dan kekuatan intelektual.

Berkait dengan kekuatan intelektual seseorang, menurut B.S. Wibowo, dkk. (2002: 75), dapat dilihat dari segi kemampuan berpikir yang logis, analisis, kreatif, dan inovatif. Lebih jauh, diungkapkan bahwa kegiatan intelektual adalah aktivitas otak manusia yang secara sadar melakukan proses berpikir ilmiah dengan mengacu pada struktur pengkajian ilmiah. Yaitu meliputi pengkajian masalah, menyususn kerangka teoritis dan pengajuan hipotesis, membuat metodologi penelitian, memperoleh has…

Memaknai Musibah dalam Hidup

Hidup ini haruslah kita posisikan dengan kaca mata hikmah. Artinya, ia senantiasa akan menganggap segala peristiwa dan kejadian yang menimpa manusia adalah semata-mata atas ketetapan Allah Swt. Begitu juga dengan terjadinya musibah, tentu berdasarkan ketetapan-Nya, lagi tidak sia-sia. Sebab, segala kejadian di jagat raya ini tidak ada yang tanpa sengaja. Semuanya serba diperhitungkan, teliti dan mempunyai tujuan tertentu.


Lalu, mengapa musibah itu menimpa seseorang? Musibah datang, tentu itu jelas-jelas takdir Allah. Dengan musibah tersebut, Allah memiliki tujuan-tujuan tertentu, yang hendaknya kita mampu mentafakurinya. Musibah juga terjadi karena kelalaian manusia itu sendiri (human error). Yakni berupa perilaku melenceng dari ajaran tauhid (Islam). Dan musibah datang disebabkan oleh amanat yang telah disia-siakan serta banyak manusia telah meninggalkan para ulama dalam mencermati kehidupan ini.



ARSIP ARTIKEL

Show more
| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat