Posts

Showing posts from March, 2010
BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

Menyiasati Marah dan Kecewa Pada Anak

Menyiasati Marah dan Kecewa Pada Anak Oleh Arda Dinata
Manakala seorang anak kecil merasa kecewa tanpa anda memarahinya dengan kasar, menurut Dr.Victor Pashi, anda dapat menekan amarah tersebut dengan memandikannya menggunakan air dingin atau menyelimutinya dengan kain lembab atau basah.
Lebih dari itu, Jaudah Muhammad Awwad, dalam Mendidik Anak Secara Islam, mengungkapkan bahwa pada anak, faktor pemicu kemarahan lebih berkisar pada pembatasan gerak, beban yang terlalu berat dan di luar kemampuan anak, penjauahan anak dari sesuatu yang disukainya, atau pemaksaan kepada anak untuk mengikuti tradisi atau sistem yang ditetapkan.

Memahami Aritmetika Pernikahan dengan Akal

Memahami Aritmetika Pernikahan dengan Akal Oleh: ARDA DINATA
NIKAH berarti perjanjian antara laki-laki dan perempuan untuk bersuami istri (dengan resmi). Kegiatan nikah ini, orang mengenalnya dengan pernikahan/perkawinan. Lebih jauh dari itu, pernikahan merupakan ikatan ilahiyah. Sebuah ikatan yang mampu menyatakan dua insan dalam kecintaan, kebahagiaan, dan kasih sayang.
Pernikahan itu sendiri akan memberikan ketentraman. Allah SWT berfiman, yang artinya: “Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar Ruum: 21).

Mengatasi Anak yang Marah

Mengatasi Anak yang Marah Oleh: ARDA DINATA
Kemarahan anak, biasanya dipicu oleh adanya pembatasan gerak, beban yang terlalu berat dan di luar kemampuan anak, penjauhan anak dari sesuatu yang disukainya, atau pemaksaan kepada anak untuk mengikuti tradisi atau sistem yang ditetapkan.
Menurut Heman Elia, seorang psikolog, menuntut agar anak tidak marah bukan saja tidak realistis, namun juga kurang sehat. Anak yang kurang mampu memperlihatkan rasa marah dapat menderita cacat cukup serius dalam hubungan sosialnya kelak. Ia mungkin tampak seolah tidak memiliki daya tahan atau kekuatan untuk membela diri dalam menghadapi tekanan sosial. Akibatnya, ia mudah terpengaruh dan mudah menjadi obyek manipulasi orang lain.

Menikmati Episode Menunggu Jodoh

Menikmati Episode Menunggu Jodoh Oleh: ARDA DINATA http://ardaiq.blogspot.com
NIKMAT berarti segala sesuatu pemberian atau karunia (dari Allah), diantaranya berupa kesenangan (hidup). Kesenangan hidup merupakan bagian cerita (yang seakan-akan berdiri sendiri) dalam episode hidup manusia. Dan sebagian kita, memandang nikmat hidup itu, hanya berupa kebahagiaan dan kesenangan semata. Padahal, Allah SWT jelas-jelas menegaskan dalam Alquran bahwa sesuatu apapun yang diberikan-Nya itu adalah kenikmatan hidup di dunia (baca: QS. 42:36).
Betapa kasihannya bagi orang-orang yang kurang iman dan ilmu. Sehingga, hari demi hari yang dilalui dalam hidupnya selalu diliputi kesengsaraan yang datang silih berganti. Kecemasan dan kegelisahan merupakan salah satu indikasi hati manusia jauh dari ketentraman –membuat nikmat yang ada tidak lagi dirasakan sebagai nikmat--.

Rasionilitas dalam Pembelanjaan ‘Rejeki’

Image
Rasionilitas dalam Pembelanjaan ‘Rejeki’ Oleh: ARDA DINATA
REJEKI, bagi kebanyakan orang diartikan sebagai segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan (yang diberikan oleh Tuhan); makanan (sehari-hari); nafkah. Dalam arti luas, rejeki bukanlah sesuatu yang sifatnya material semata-mata. Dan inilah yang sering kita lupakan.
Melalui catatan singkat ini, kita mencoba berbicara masalah pembelanjaan ‘rejeki’ dalam kehidupan keluarga untuk mencapai keluarga yang sakinah. Dan pengertian rejeki di sini, kita batasi hanya berkenaan dengan harta atau materi semata.

Menyiasati Emosi Marah dalam Keluarga

Menyiasati Emosi Marah dalam KeluargaOleh: ARDA DINATA
KEHIDUPAN dalam keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan anak itu sangat berpeluang untuk tercetusnya emosi marah. Penyebabnya, bisa macam-macam. Mulai dari yang sepele sampai yang serius. Sebenarnya marah adalah reaksi emosional yang sangat wajar, seperti juga perasaan takut, sedih dan rasa bersalah. Hanya biasanya kemarahan itu memunculkan dampak langsung yang lebih merusak.
Menurut Heman Elia, seorang psikolog, menuntut agar anak tidak marah bukan saja tidak realistis, namun juga kurang sehat. Anak yang kurang mampu memperlihatkan rasa marah dapat menderita cacat cukup serius dalam hubungan sosialnya kelak. Ia mungkin tampak seolah tidak memiliki daya tahan atau kekuatan untuk membela diri dalam menghadapi tekanan sosial. Akibatnya, ia mudah terpengaruh dan mudah menjadi obyek manipulasi orang lain.

Merajut Bening Hati dalam Keluarga

Merajut Bening Hati dalam Keluarga Oleh: ARDA DINATA
BENING hati adalah kondisi jernih hati seseorang sehingga mudah mengerti akan sesuatu kebenaran menurut pandangan Allah yang diperlihatkan kepada manusia. Untuk menggapai keluarga bening hati, maka suasana kehidupan dalam keluarga akan selalu mengkonsulkan segala aktivitasnya dengan kebenaran hati.
Berikut ini merupakan tips merajut bening hati dalam keluarga agar tetap hidup, diantaranya sbb:

Niat Baik Untuk Berkeluarga

Niat Baik Untuk BerkeluargaOleh: ARDA DINATA
Allah Swt. memberikan pembalasan kepada amal seseorang menurut niatnya. Niat berarti ujud (maksud tujuan sesuatu perbuatan); nadar; kaul; kehendak (maksud) akan melakukan sesuatu. Sedangkan baik berarti elok; patut; teratur (apik, rapi, beres, tak ada celanya dsb); berguna; manjur; tidak jahat; sembuh; selamat. Jadi, niat baik manusia merupakan perilaku awal berupa kehendak (maksud) akan melakukan sesuatu kebaikan dalam kehidupannya.
Mengapa kita harus mempunyai niat baik dalam hidup ini? Karena manusia itu lemah dan Allah Maha Kuasa. Allah menentukan segala-galanya, termasuk baik dan buruk. Sedangkan manusia hanya tinggal berusaha, ketentuan berhasil atau tidaknya ditentukan oleh Allah. Di sini terlihat ada kekuasaan Allah. Sebenarnya apa yang terjadi terhadap diri manusia, tidak lain sangat tergantung dari amal perbuatan, dan niatnya.

Orang Tua dan Perkembangan Agama Anak

Orang Tua dan Perkembangan Agama Anak Oleh: ARDA DINATA
SETIAP pasangan pengantin dipastikan mendambakan buah hati (anak-anak) sebagai generasi penerus bagi kedua orang tuanya, tentunya generasi yang berkualitas. Di sini, kualitas anak yang dilahirkan tergantung pada faktor orang tuanya ---ini sebagai faktor utama. Selain itu tidak kalah penting juga adalah faktor lingkungan di mana anak-anak dibesarkan, dan kekuatan anak itu sendiri. Istilah lainnya: bibit, bebet dan bobot.


ARSIP ARTIKEL

Show more
| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat