BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

Kebiasaan (Sukses) Menulis

Baca Juga


"Orang Sukses bukan karena Satu Tindakan. Melainkan Kebiasaannya! Ayo bangun KEBIASAAN Sukses!" [Tung Desem Waringin]

KEBIASAAN adalah sesuatu yang sering kita lakukan. Kebiasaan menjadikan hidup kita lebih mandiri. Kebiasaan baik akan mengantarkan pemiliknya pada kebaikan. Kebaikan akan menjadikan seseorang menjadi kuat dalam menikmati kehidupan ini, karena hidupnya selalu diselimuti dengan kebaikan. Makanya, ada orang yang menyatakan kalau kebiasaan yang baik itu adalah kekuatan yang patut disyukuri oleh siapapun. Termasuk seorang penulis itu harus mensyukuri atas kebiasaan (baik) yang selalu dilakukannya, yaitu menulis.


Ya, dengan menulis, menulis dan terus menulis itulah yang membuat seorang penulis jadi terbiasa menulis. Sungguh sebuah kebiasaan yang patut dilakukan oleh siapa pun yang dalam hatinya terbesit untuk menjadi penulis. Sebab, mana mungkin kita menjadi penulis, bila kita tidak terbiasa menulis sebuah karya tulis dalam hidup kesehariannya.

Bagi siapa pun ingin sukses dalam hidupnya, syaratnya ialah ia harus terbiasa dalam kesuksesan.  Tung Desem Waringin mengatakan, "Orang Sukses bukan karena Satu Tindakan. Melainkan Kebiasaannya! Ayo bangun KEBIASAAN Sukses!" Ya, kalau kita ingin sukses, kuncinya ada pada bagaimana kebiasaan kita dalam meraih kesuksesan itu.

Kalau kita telaah lebih jauh, kebiasaan ini menurut para ahli jiwa terdiri atas tiga unsur yang saling berkaitan erat. Pertama, pengetahuan. Yaitu pengetahuan yang bersifat teoritis mengenai sesuatu yang ingin dikerjakan. Kedua, keinginan. Yakni adanya motivasi atau kecenderungan untuk melakukan sesuatu. Ketiga, keahlian. Maksudnya kemampuan untuk melakukannya.

Apabila ketiga unsur tersebut bertemu pada satu perbuatan, maka perbuatan itu dapat dikategorikan sebagai kebiasaan. Tapi, jika kurang salah satunya, maka perbuatan itu tidak dapat kita kategorikan sebagai kebiasaan. Untuk itu, kebiasaan yang dilakukan seseorang akan sangat berpengaruh terhadap jiwa seseorang. Al-Ghazali menegaskan, "Perbuatan yang dilakukan berulang-ulang selama beberapa waktu akan memberi pengaruh yang mantap pada jiwa."

Pada konteks menulis, maka tidak berlebihan bila kita disyaratkan harus membangun kebiasaan menulis. Namun, kalau kita ingin sukses dan berkah tulisan kita, maka jangan asal menulis. Tapi, bangunlah kebiasaan menulis itu dengan memasukan ketiga unsur, yaitu pengetahuan, keinginan, dan keahlian. Jadi, unsur pengetahuan, keinginan, dan keahlian itu harus tercermin dalam setiap tulisan kita. Inilah sesungguhnya yang mengantarkan seseorang menjadi penulis yang sukses.

Kesuksesan bukanlah sekedar konsep, prinsip, ataupun pendapat-pendapat yang kita pelajari atau kita dengar dari orang lain, tetapi kesuksesan adalah sebuah proses panjang perjalanan dari pengalaman dan keahlian seorang manusia yang berlangsung terus menerus. Begitu pun yang berlaku dalam meraih kesuksesan pada dunia tulis menulis.

Bagaimana menurut Anda tentang kebiasaan (sukses) menulis?

Arda Dinata, pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam/ MIQRA Indonesia, www.miqraindonesia.com 


POPULAR POSTS

Kenapa Suami Marah & Berkata Kasar?

Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob

Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Wirausahawan

Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam

8 Jenis Penyakit Paru Patut Diwaspadai Wanita

Perkembangan Psikoseksual Anak

Perilaku Orang Tua Mempengaruhi Perilaku Anaknya

Menumbuhkan Kepercayaan Diri

ILMU MENJADI KAYA

Orang Tua dan Perkembangan Agama Anak

ARSIP ARTIKEL

Show more
| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat