Posts

Showing posts from 2013
BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

Jangan Berhenti Berusaha

Image
"Banyak hal penting di dunia ini dicapai oleh orang-orang yang terus berusaha meskipun tampaknya tidak ada harapan." [Dale Carnegie].JANGAN BERHENTI BERUSAHA Oleh: Arda Dinata

KALAU Anda ingin menikmati dunia yang indah ini, maka bergeraklah. Jangan diam, teruslah bergerak mencari keindahan tersebut. Sesuatu yang Anda inginkan itu harus dicari dan diusahakan. Tidak hanya menunggu saja. Apalagi hanya berpangku tangan dan sekedar mengharapkannya saja dalam pikiran.

Fenomena bergerak, sesungguhnya banyak diajarkan dari fenomena alam yang ada di sekitar kehidupan manusia. Ambil contoh, keberadaan air. Air itu akan menyegarkan dan menyehatkan bila kondisinya mengalir (bergerak). Dan sebaliknya bila kondisi air di suatu tempat itu diam, maka bisa dipastikan lokasi tersebut akan menjadi sumber dan penularan bibit penyakit. Selain menjadi sumber penyakit, air yang diam pun akan berpotensi menimbulkan bau yang tidak sedap.

Pada konteks ini, bergerak itu setali dengan berusaha. Artinya…

Hidup Cuman Sekali

"Banyak istigfar supaya hidup tidak ikut kesasar, ketika Anda ada dalam lingkaran setan. Setan selalu komit terhadap misi hidupnya. Dan Andapun harus punya tekad membaja untuk melawan rayuannya." (Arda Dinata).

Untuk itu, berhati-hatilah dalam hidup yang cuma sekali ini saja. Kata Samuel Mulia, sebisa mungkin nikmati hidup ini dengan tidak membuat orang tersakiti. Sering-seringlah mengingatkan diri Anda supaya tidak pongah.

"Kepongahan itu adalah sebuah tempat paling subur untuk lahirnya sebuah jamur bernama kejahatan," ungkapnya.

Kejahatan itu adalah dalam bentuk ketidakpedulian akan situasi, egois dan tidak peduli.

Akhirnya, ingatlah kalau hidup itu memang seperti roda dan Anda pun bukanlah dewa, apalagi malaikat. Jadi, ngak usah pongah dengan memanfaatkan seoalah-olah Anda punya kuasa.

Hidup ini memang harus dinikmati seindah Anda mempersiapkan kematian yang juga hanya sekali saja. Caranya yaitu dengan menikmati hidup dan kematian Anda dengan hati ya…

Menyegarkan Rasa dan Jiwa

"Rujak eskrim menyegarkan dan menyejukan rasa badanku. Buku motivasi, psikologi, renungan dan true story telah mengkayakan jiwa-jiwa pikir dan hati seseorang. Mari penuhi kebutuhan janji-janji kita, dan jangan pernah bohongi kualitas diri kita." (Arda Dinata) Menyegarkan Rasa dan Jiwa oleh Arda Dinata
Dalam hidup ini ada aneka rasa yang siap bersemayam dalam diri seseorang. Penat, capai, stres, bahagia, seneng, senyum, dapat hadiah, dan lainnya. Sejatinya aneka rasa itu didapat berpulang pada diri kita masing-masing. Makannya kita diajarkan untuk selalu menanam yang baik-baik. Hal ini tidak lain apa yang kita lakukan akan berpulang pada diri kita sendiri. Siapa yang menanam kebaikan maka akan berbuah kebaikan. Begitu sebaliknya, siapa yang menabur kejahatan, maka siap-siap kejahatan itu akan menimpa pribadinya. Pada konteks ini, bila diri kita ingin mendapatkan kesegaran badan dan jiwa, tentu ada yang harus kita penuhi makanan tersebut. Saya sendiri mengungkapkannya dengan u…

Pelatihan Menulis Artikel Di Jurnal Ilmiah

Image
Pelatihan Penulisan Artikel untuk Publikasi di Jurnal Ilmiah 


Pelatihan Penulisan Artikel untuk Publikasi Jurnal Ilmiah - Prof. Ismunandar  Pelatihan Penulisan Artikel untuk Publikasi di Jurnal Ilmiah - Prof. Edi Soewono Arda Publishing HousePusat Pustaka Ilmu, Inspirasi dan Motivasi Menjadi Orang Sukses Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Kec. Pangandaran - Ciamis Jawa Barat 46396 http://www.ardadinata.web.id

Menulis Dari Mana Saja

"Mulailah menulis dari mana saja." (Silaen).MENULIS DARI MANA SAJA
Oleh: Arda Dinata,
Pendiri Majeis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia. Sesuatu yang disukai itu pasti menyenangkan. Dalam hidup ini akan terasa indah bila dikelilingi sesuatu yang menyenangkan. Begitu pun dalam hal menulis, kita akan lancar menulis bila dimulai sesuatu yang menyenangkan.Rumus bisa menulis itu adalah dengan segera menuliskannya. Sebab, menulis itu adalah bahasa perbuatan. Bukan hanya dipikirkan. Menulislah apa apa yang ada dalam pikiran kita. Bukan sebaliknya, kita berpikir tentang apa apa yang akan dituliskan. Bila Anda memikirkan sesuatu apa yang akan ditulis, maka dapat dipastikan ketika menulis kita menjadi tersedat. Alias tidak lancar.Jadi, pada waktunya menulis, ya menulis saja. Seperti ketika kita menuangkan isi teko pada cangkir atau gelas. Masalah tata bahasa dan susunan kata, ada salah ketik, untuk sementara biarkan saja sampai apa yang ada dalam pikiran kita tertulis…

Journal Psikologi UNDIP Semarang

Vol 11, No 1 (2012): Journal Psikologi UNDIP Table of ContentsResearch ArticleCover Journal Psikologi No. 1 tahun 2012  PDF Psikologi Psikologi
WORKING WITH HOMOSEXUAL CLIENTS: Application of Solution-Focused Therapy  PDF Husmiati Husmiati 8PROFIL INTELIGENSI PADA SISWA DENGAN KESULITAN BELAJAR DI SD NEGERI GISIKDRONO SEMARANG   PDF Costrie Ganes Widayanti, Diana Rusmawati, Siswati Siswati 10HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA KARYAWAN CV. ANEKA ILMU SEMARANG   PDF Wiwik Sumiyarsih, Endah Mujiasih, Jati Ariati 9ANALISIS SUMBER-SUMBER KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA YANG MENJALANI HUKUMAN SEUMUR HIDUP  PDF Siska Marliana, Sri Maslihah 12ATTACHMENT DAN PENYESUAIAN DIRI DALAM PERKAWINAN  PDF Endang Sri Indrawati, Nailul Fauziah���…

Memulai Dalam Hal Menjaga Lingkungan Hidup

Dalam pengelolaan lingkungan harus diganti dengan pendekatan masyarakat mengatur sikap dan kelakuan dirinya sendiri. Yakni berupa sistem pengelolaan lingkungan hidup Atur—Diri—Sendiri (ADS). Makna ADS ini ialah tanggung jawab menjaga kepatuhan dan penegakan hukum lebih banyak di tanggung oleh masyarakat (baca: diri sendiri).Memulai Dalam Hal Menjaga Lingkungan Hidup Oleh ARDA DINATA
Lingkungan hidup diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Jadi, posisi keselamatan lingkungan hidup ini, tentu memiliki porsi besar dalam menentukan kelangsungan kehidupan manusia di muka bumi ini. Lantas, sudahkan kita ikut menjaga dan memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di sekitar kita?

Pertanyaan itu sengaja diungkap. Pasalnya, betapa memprihatinkannya kondisi lingkungan hidup di Indonesia belakangan ini. Yang …

Memulai Dalam Hal Ekonomi

Amatlah benar sistem syariah Islam menjadikan manusia dalam keadaan yang sebenarnya dan menerangkan kepadanya lapangan kehidupan, agar ia meningkat dan memperoleh kehidupan yang mulia.Memulai Dalam Hal Ekonomi Oleh ARDA DINATA
Berusaha memenuhi kebutuhan bidang ekonomi adalah sesuatu yang telah dianjurkan-Nya. Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan kamu sekalian untuk senantiasa berbuat/ berusaha, maka berusahalah!” (HR. Bukhari). Namun yang perlu diwaspadai, adalah jangan sampai ekonomi yang kita cari dan dapat itu melupakan bekal kita untuk akherat kelak. Allah SWT berfirman, “Dan carilah, dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, bekal buat kepentingan hidup di akherat, dengan ketentuan jangan terlantarkan kepentingan hidupmu di dunia ini, berbuatlah dengan cara yang ihsan sebagaimana Allah senantiasa berbuat ihsan kepadamu…“ (QS. 28: 77). Di sini, penekanannya pada proyeksi untuk akherat, tapi tidak menyengsarakan kehidupan di dunia.

Inisiatif berusaha dan k…

Memulai Dalam Hal Dakwah

“Aku akan menyeru orang-orang berbuat ini dan itu. Aku bersumpah, janganlah sampai aku menerima kabar bahwa salah seorang dari kalian meninggalkan perintahku atau melanggar laranganku. Kalau itu terjadi, pasti aku akan menindak kalian dengan keras.”Memulai Dalam Hal Dakwah
Oleh ARDA DINATA
Kegiatan dakwah adalah kewajiban atas setiap muslim. Walau satu ayat sekali pun, kita berkewajiban untuk berdakwah kepada orang lain. Selain itu, kita pun dituntut untuk melakukan kebajikan dan melarang berbuat keji, kemungkaran serta permusuhan (QS. 16: 90).

Tuntutan berdakwah ini, jelas-jelas harus kita mulai dari diri sendiri sebelum menyuruh (dakwah) kepada orang lain. Itulah sebaik-baik dakwah. Artinya, antara perkataan (isi dakwah) dengan perbuatannya adalah sejalan. Tepatnya, memperbaiki diri sebelum berdakwah. Lalu, mulai dari diri sendiri, anggota keluarga, dan kemudian baru pada lingkungan yang lebih luas lagi.

Perilaku memulai dari diri sendiri dalam hal dakwah ini, kita dapat mencontoh dari …

Memulai Dalam Hal Keilmuan

Sebaik-baik ilmu yang kita cari dan pelajari adalah ilmu yang dapat mendekatkan diri terhadap-Nya.Memulai Dalam Hal Keilmuan Oleh ARDA DINATA
Ilmu adalah sesuatu yang berharga dalam hidup ini. Dengan ilmu, orang dapat “sukses hidup” di dunia dan akherat. Pokoknya, ilmu merupakan modal dasar yang mesti kita cari dan cari sampai ajal menjemputnya. Orang untuk mencapai predikat teladanan juga perlu ilmu. Allah sendiri berjanji akan meninggikan derajatnya bagi mereka yang beriman dan berilmu. Allah berfirman, “Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al Mujadilah: 11).

Seseorang untuk mendapatkan ilmu, tidak dengan cara berdiam diri dan menutup hati terhadap ilmu yang ada pada sekitar kita. Tapi, justru untuk mendapatkan ilmu itu, lebih banyak ditentukan dari ketekunan dan kesabaran kita. Banyak contoh yang membuktikan hal ini. Yang jelas, kunci pembuka ilmu tidak lain adalah membaca dan membac…

Memulai Dalam Hal Keteladanan

“Ibda’ binafsik!”,mulailah dengan dirimu. Dan Allah memerintahkan kepada kita, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu, dan keluargamu dari api neraka,…..”(QS. 66: 6).Memulai Dalam Hal Keteladanan
Oleh ARDA DINATA

Teladan itu diartikan sebagai sesuatu (perbuatan, barang, dsb) yang patut ditiru. Kita yakin, setiap orang akan merasa bahagia, seandainya pribadinya dapat menjadi contoh kebaikan bagi orang lain. Sebaliknya, ia akan bersedih bila orang mengetahui akan kejelekan dan kekurangan diri kita.

Untuk itu mulailah dari diri kita akan kebaikan. Yakni kebaikan yang dapat dicontoh dan dikenang orang lain, seperti halnya akhlak dan pribadi Rasulullah saw. Allah berfirman dalam QS. Al Ahzab, ayat 21, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
Berkait dengan manajemen diri ini, Allah juga menuntun kita seperti dalam QS. (59): 18, “Hai or…

Memulai dari Diri Sendiri

Kebiasaan inisiatif ini akan melahirkan orang-orang yang prosfektif dalam memulai terlebih dulu dari dirinya sendiri melakukan amal-amal kebaikan. Walaupun dirinya tidak disuruh oleh siapa pun, atau kondisi lingkungan yang tidak kondusif. Tapi, dengan mulai dari diri sendiri, maka ia akan memberi warna kehidupan pada lingkungannya. Bagaikan sebuah batu yang dilemparkan dalam air. Ia akan membentuk riak-riak kecil-besar-sampai tak terhingga.Memulai dari Diri Sendiri
Oleh: ARDA DINATA

PERILAKU mulai dari diri sendiri merupakan sesuatu yang mudah dan aman dilakukan setiap orang, daripada perilaku menyuruh kepada orang lain. Memulai dari diri sendiri, juga berarti ia memiliki inisiatif yang tepat, sebelum memproyeksikannya kepada orang lain.

Budaya mulai dari diri sendiri (inisiatif) ini, bukankah merupakan perintah Allah SWT yang mesti dilakukan oleh setiap muslim? Dalam surat Ali Imran, ayat 102, Allah menuntun kita untuk beramal secara pribadi mendahului perintah beramal secara jamaah (ko…

Bagaimana Sebuah Perubahan Dimulai Dari Hal-Hal Kecil?

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”(QS. Ar-Ra’d: 11).
Bagaimana Sebuah Perubahan Dimulai Dari Hal Hal Kecil? Oleh Arda Dinata
Islam itu datang untuk memperbaiki keadaan dunia dari kehancuran dan membawa manusia kepada kebenaran dan kebahagiaan yang hakiki. Alqur’an dan sunah Rasul sebagai tuntunan hidup, amat sesuai dengan naluri dan nilai-nilai insan. Tepatnya, kedatangan Islam merupakan pembaharu dunia, dari gelap kepada terang, dari batil kepada yang hak.

Perbaharuan itu dapat terbentuk melalui tahap-tahap tertentu, bukan dengan sekali jadi. Karena tanpa hal-hal kecil, maka bukan merupakan suatu perubahan melainkan revolusi. Arti lainnya, jika kita ingin merubah nasib bangsa Indonesia agar lebih baik dari sekarang, maka hendaknya kita memperhatikan pembentukan individunya sebelum masyarakatnya. Rubahlah hal-hal kecil terlebih dahulu, sebelum kita rubah yang lebih besar.

Allah berfirman, “Sesungguhnya …

Bagaimana Makhluk Kecil Begitu Menggemparkan?

Larangan sifat sombong terhadap makhluk kecil itu, tentu bukan tanpa alasan. Karena betapa manusia itu tidak berdaya, bila golongan virus, bakteri, protozoa dan metazoa menyebarkan penyakitnya pada manusia. Apa buktinya?
Bagaimana Makhluk Kecil Begitu Menggemparkan?
Oleh Arda Dinata

Allah menciptakan dunia seisinya semata-mata untuk beribadah terhadap-Nya. Adapun makhluk hidup yang diciptakan Allah tersebut, ada yang dapat dilihat dengan kasad mata, ada juga yang baru terlihat melalui bantuan mikroskop. Dalam arti lain, makhluk hidup itu, ada yang ukuranya paling kecil sampai yang terbesar.

Allah berfirman, “Dan Dia (Allah) telah menjadikan segala sesuatu, kemudian Dia tentukan pula ukurannya masing-masing.” (QS. Al-Furqan: 2).

Selain itu, Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan dengan lainnya. Walau demikian, bukan berarti kita dapat berlaku sombong terhadap makhluk yang lebih kecil dari kita. Dalam dunia kesehatan kita mengenal makhluk hidup yang ukurannya sa…

Bagaimana Dosa Kecil Bisa Menjerumuskan?

Nabi Muhammad Saw mendefinisikan dosa dengan, “Apa yang mengganjal dalam hatimu, dan engkau takut kalau hal itu diketahui orang lain.” (HR. Iman Muslim).
Bagaimana Dosa Kecil Bisa Menjerumuskan? Oleh Arda Dinata
Kehidupan manusia memang tidak terlepas dari lilitan dosa. Tetapi, bukan lantas kita seenaknya melakukan dosa-dosa kecil atau lebih-lebih dosa besar. Dan sulit bisa dibayangkan apa yang terjadi, jika predikat ‘dosa’ dihapuskan dari peradaban manusia. Hasilnya, kehidupan akan kacau balau, karena dengan nafsunya setiap orang merasa bebas berbuat apa saja.

Allah SWT berfirman, “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu bagaikan binatang ternak, bahkan lebih ses…

Bagaimana Unsur Kecil Terbentuk?

 “…. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi maupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan semua tercatat dalam kitab yang nyata (Lauhul mahfuzh).” (QS. 10: 61).
Bagaimana Unsur Kecil Terbentuk? Oleh Arda Dinata
Alam semesta itu memiliki unsur-unsur dari yang terkecil hingga yang terbesar. Para ilmuwan hingga abad ke-19 berkeyakinan bahwa atom merupakan bagian terkecil yang mungkin ada pada segala unsur materi dan tak dapat dibagi-bagi lagi. Tetapi, beberapa puluh tahun belakangan ini, hal itu telah ditentang dengan adanya penemuan baru. Yakni para ilmuwan menemukan bahwa atom itu mengandung unsur Proton, Neutron dan Elektron. Melalui pembagian ini, salah satunya mereka dapat menciptakan bom atom yang cukup membahayakan manusia bila disalahgunakan.

Untuk itu, kita hendaknya jangan menganggap sepele terhadap unsur atom yang kecil ini. Dan sesuatu walau pun kecil seperti atom, dihadapan Allah jelas-jelas…

Bagaimana Amalan Kecil Memiliki Penghargaan Tinggi?

Ikhlas merupakan amalan hati yang sangat penting untuk dimiliki setiap Muslim. Ia sebagai motivator, penggerak amal dalam meraih cita-cita dan tujuan yang diridhoi Allah SWT. Ia pun sebagai katalisator, pemurni amal pada anggota tubuh dalam beribadah kepada-Nya, berhubungan dengan sesama dan lingkungannya (Abdul Aziz Ad Barbasyi; 1997).
Bagaimana Amalan Kecil Memiliki Penghargaan Tinggi? Oleh Arda Dinata
Berbahagia dan sangat beruntung bagi orang-orang yang dalam hidupnya selalu diselimuti perilaku amal saleh. Amal saleh tidak lain merupakan buah dari iman ---cerminan iman---. Tepatnya, amal saleh adalah pelaksanaan totalitas perintah Allah dan penghindaran terhadap segala larangan-Nya. Lebih dari itu, yang terpenting amal saleh ini merupakan bekal yang paling baik untuk dibawa ke alam akherat yang kekal nanti, setelah kehidupan dunia.

Adapun yang termasuk amal saleh, dalam sebuah hadist disebutkan diantaranya berupa mendamaikan dua orang yang berselisih secara adil; membantu seseorang un…

Bagaimana Sebuah Kesuksesan Besar Terbentuk?

Orang sukses adalah mereka yang berkemampuan merakit setiap hal-hal kecil sebagai tangga meraih kesuksesannya yang lebih besar. @ardadinata
Bagaimana Sebuah Kesuksesan Besar Terbentuk? Oleh Arda Dinata
Kesuksesan seseorang itu terbentuk tidak hanya dengan cara berdiam diri dan berkeluh kesah. Kesuksesan hari esok tak hanya diatur melalui teori. Apalagi hanya dengan ayal. Tepatnya, keinginan itu harus dibarengi dengan kesungguhan kerja dan luasnya ilmu. Dan yang lebih penting lagi, jangan terbesit sedikit pun dalam pikiran dan perilaku kita mengabaikan usaha yang telah dilakukan sebelumnya, biar pun usaha itu kecil dan sekilas tidak punya arti apa-apa.

Yeng terakhir itu, harus kita camkan. Karena kita sadar betul, bahwa kesuksesan itu terbentuk dari usaha yang kontiyu dan simultan. Ia dibangun oleh tangga-tangga kecil kesuksesan. Di sini, kuncinya berawal dari pola pikir kesuksesan.

Mereka yang berpola pikir sukses ---bagaimana berbuat lebih baik lagi---, akan memandang peluang sebagai “bar…

Bagaimana Awal Kehidupan Manusia Dimulai?

Manusia itu sebenarnya tumbuh dari sebutir zigote yang amat sangat kecil, tidak nampak oleh mata telanjang, tumbuh menjadi bakal (janin) manusia yang kecil sekali, panjangnya tidak lebih dari seperempat inci. @ardadinata
Bagaimana Awal Kehidupan Manusia Dimulai? Oleh Arda Dinata
Pengetahuan tentang bagaimana manusia itu diciptakan, kita peroleh dari Allah sendiri, Sang Penciptanya. Yakni Allah ‘Azzawa Jalla, dalam Alqur’an mengatakan, Aku ciptakan kamu dari debu (QS. Ali’Imran:59, Al-Kahfi:38, Al-Hajj:5, Ar-Ruum:29, Al-Faathir:11, dan Al-Mu-min:67); dari tanah liat (QS. Al-An’aam:2, Al-A’raaf:11, Ash-Shaad:71,76, Al-Mu-minuun:12, Alif Laam Miim As-Sajdah:7, As-Shaffaat:11, Al-Israa’:61); dari lumpur hitam yang diberi bentuk (QS. Al-Hijr:26,28,33); dari tanah kering seperti tembikar (QS. Al-Hijr:26,28,33 dan Ar-Rahmaan:14).

Secara demikian, bukan berarti proses penciptaan manusia itu saling bertentangan tentang bahan penciptaan itu sendiri (tanah). Namun, sebenarnya Allah SWT menerangkan k…

Seri Jangan Remehkan Hal-hal Kecil

Sikap melucuti dan meremehkan hal-hal kecil dengan menganggap hal-hal besar sebagai satu-satunya yang menentukan kualitas hidup manusia, adalah sesuatu yang tidak baik dan tidak bijaksana. (@ardadinata)Seri Jangan Remehkan Hal-hal Kecil
Oleh Arda Dinata

SETIAP Muslim meyakini bahwa setiap kehidupan di dunia ini ada dalam koridor pengawasan Allah SWT. Begitu pun halnya dengan perilaku manusia. Ia tidak luput dari pengawasan-Nya.

Meremehkan berarti memandang remeh (tidak penting, kecil, dsb); menghinakan; mengabaikan. Untuk itu, jangan anggap remeh terhadap hal-hal kecil yang kita perbuat di dunia. Kita harus selalu berhati-hati tentang niat, ucapan dan perilaku. Bukan hanya menyangkut eksistensi harga diri sesama manusia, tapi lebih dari itu kita harus mempertanggung jawabkan di hadapan Allah Ta’ala.

Artinya, jika hal-hal kecil yang diremehkan itu adalah sesuatu yang melanggar ketentuan-Nya bisa berakibat celaka di dunia dan akherat. Sebaliknya, sangat disayangkan bila hal-hal kecil yang k…


ARSIP ARTIKEL

Show more
| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat