Peneliti, Penulis Lepas dan Pendiri Majelis Inspirasi Alquran & Realitas Alam (MIQRA INDONESIA)
Blog: www.ArdaDinata.com
FB: ARDA DINATA
T
witter: @ardadinata
Instagram
: @arda.dinata

BBM
: C00
447A8B
Tele
gram: ardadinata
WA:
081284826829

BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN


Bagaimana Sebuah Perubahan Dimulai Dari Hal-Hal Kecil?

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”(QS. Ar-Ra’d: 11).

Bagaimana Sebuah Perubahan Dimulai Dari Hal Hal Kecil?
Oleh Arda Dinata
Islam itu datang untuk memperbaiki keadaan dunia dari kehancuran dan membawa manusia kepada kebenaran dan kebahagiaan yang hakiki. Alqur’an dan sunah Rasul sebagai tuntunan hidup, amat sesuai dengan naluri dan nilai-nilai insan. Tepatnya, kedatangan Islam merupakan pembaharu dunia, dari gelap kepada terang, dari batil kepada yang hak.

Perbaharuan itu dapat terbentuk melalui tahap-tahap tertentu, bukan dengan sekali jadi. Karena tanpa hal-hal kecil, maka bukan merupakan suatu perubahan melainkan revolusi. Arti lainnya, jika kita ingin merubah nasib bangsa Indonesia agar lebih baik dari sekarang, maka hendaknya kita memperhatikan pembentukan individunya sebelum masyarakatnya. Rubahlah hal-hal kecil terlebih dahulu, sebelum kita rubah yang lebih besar.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”(QS. Ar-Ra’d: 11).

Pola seperti itulah, yang saat ini coba diaktualisasikan oleh Aa Gym dalam memberdayakan umat menuju perubahan akhlak yang mulya. Konsep merubah diri ini dikenal dengan 3 M. Yaitu memulai dari diri sendiri dalam hal-hal kecil, melakukan terus/melatih diri, dan mulailah sekarang/melaksanakan langsung.

Akhirnya, di sinilah perlunya kita memaknai hidup secara benar. Muhammad Abduh mengatakan, “Hidup itu bukanlah hanya sekedar memasukkan dan mengeluarkan nafas saja, akan tetapi sesungguhnya hidup itu adalah aqidah dan jihad.” Ringkasnya, hidup ini harus membawa arti dan makna.

Nabi Muhammad Saw bersabda, “Siapa hidupnya lebih baik daripada hari kemarin, bahagialah ia. Siapa hidupnya sama keadaannya dengan hari kemarin, rugilah ia. Siapa hidupnya lebih jelek daripada hari kemarin, celakalah ia.” (HR. Al-Hakim). Waallahu’alam.**  

Bagaimana menurut Anda?  

Arda Dinata, pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam/ MIQRA Indonesia, www.miqraindonesia.com 

Arda Publishing House
Pusat Pustaka Ilmu, Inspirasi dan Motivasi Menjadi Orang Sukses
Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Kec. Pangandaran - Ciamis Jawa Barat 46396
http://www.ardadinata.web.id

0 comments:

Post a Comment


Popular Posts

| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat