Kolom Arda Dinata

Penyakit Tular Vektor

Posted by. on 05 October 2014



DALAM dunia entomologi, seperti ditulis dalam buku "BERSAHABAT DENGAN NYAMUK",  ketika membicarakan masalah penyakit tular vektor maka akan selalu bersinggungan dengan apa yang dinamakan vektor penyakit. Bila diselami lebih jauh terhadap kehidupan vektor penyakit ini, kita akan mendapatkan gambaran tentang adanya pengaruh keadaan lingkungan terhadap kehidupan suatu vektor penyakit. Baik itu lingkungan fisik, kimia, maupun biologi.
Kondisi perubahan karakteristik lingkungan ini, akan langsung memiliki dampak dan pengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan vektor. Seperti halnya pengaruh lingkungan dalam menentukan derajat kesehatan, dan peran lingkungan dalam kehidupan vektor ini juga memiliki pengaruh yang cukup besar. Misalnya keberadaan nyamuk sebagai vektor. Ia sangat dipengaruhi oleh adanya curah hujan untuk menentukan keberadaan tempat berkembangbiak.   
Tidak dimungkiri adanya faktor curah hujan ini dapat mempengaruhi terhadap kehidupan dan perkembangbiakan vektor, seperti nyamuk, lipas, tikus, dan lalat. Kita bisa saksikan pada saat curah hujan tinggi, vektor penyakit tersebut populasinya akan naik dan pada musim kemarau akan berkurang/turun, kecuali pada tempat-tempat yang memang memiliki kondisi kelembaban udara yang terjamin untuk terjadinya aktivitas berkembangbiak.
Faktor lingkungan lain yang tidak boleh diabaikan terkait kehidupan vektor ini adalah faktor geografis. Yang mana faktor ini akan berpengaruh dan menentukan tingkat kelembaban serta suhu udara, ketersediaan makanan, kondisi kesehatan lingkungan, kehadiran predator dan lainnya.
Lalu, sesungguhnya ada apa dengan vektor penyakit ini? Vektor penyakit diartikan sebagai jenis serangga tertentu yang dapat menularkan penyakit ke manusia (penderita baru). Dalam tubuh vektor ini biasanya terjadi perkembangan agent penyakit untuk mencapai jumlah dan stadium tertentu, sehingga akan terjadi kesakitan baru. Jadi, si agent penyakit itu masuk ke dalam tubuh vektor.
Mengetahui faktor-faktor keberadaan dan kondisi vektor ini, tentu menjadi sesuatu yang penting diketahui oleh kita dalam rangka untuk mencegah terjadinya perkembangbiakan dan penyebarluasan penyakit yang dibawa oleh vektor tersebut. (Bersambung: Kategori Sebagai Vektor Penyakit)

Blog, Updated at: 5:10 PM

0 komentar:

Post a Comment

Buku Pernikahan

Buku Kesehatan

Buku Kesehatan

 

Powered by Blogger.
Aku tinggalkan untuk kamu sekalian dua hal. Jika kalian mau berpegang teguh kepadanya niscaya kamu sekalian tidak akan sesat selama-lamanya, dua hal itu adalah kitab Allah (al-qur’an) dan sunnah Rasul-Nya (al-Hadits). (HR Imam Malik)
| Tips Cepet Hamil | Cara Merawat Bayi |Tips Wajah Cantik |
PRchecker.info