BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

ISLAM dan AGAMA ISLAM

Baca Juga

Perkataan Islam berarti 'penyerahan diri'. Maksudnya adl penyerahan diri bulat2 kpd tujuan dan kehendak Sang Pencipta Yang Maha Esa. Sedangkan realisasi dr penyerahan diri adl taat kepada-Nya. Dg demikian, perkataan Islam itu mengandung dua pengertian fundamental, yaitu mengakui Sang Pencipta (tauhid) dan taat/patuh kepada-Nya secara ikhlas.

Tepatlah kalau kata Islam ini selanjutnya mjd nama agama اللّهُ yg dibawa oleh nabi Muhammad saw, krn isi agama ini berintisari TAUHID dan TAAT. Islam adalah agama FITRAH, artinya agama yg sejalan dengan logika, akal, dan tabiat manusia.

Semua agama اللّهُ yg diajarkan oleh semua nabi-nabi sblm nabi Muhammad (Ibrahim, Musa, Isa, dll) adalah Islam. Agama-agama اللّهُ itu secara berangsur-angsur disempurnakan detil syariatnya dari nabi terdahulu kepada nabi berikutnya terus menerus dan mencapai puncak kesempurnaannya di tangan nabi penutup, yaitu Muhammad saw.

اللّهُ berfirman

'Pada hari ini Aku sempurnakan untukmu agamamu dan telah Kucukupkan nikmat-Ku kepadamu dan telah Ku-ridhoi Islam itu sebagai agama bagimu'
(QS. Al Maidah : 3)

Al Qur'an diturunkan اللّهُ utk menyempurnakan mata rantai wahyu Ilahi yg telah diturunkan kpd nabi dan rasul sebelum nabi Muhammad saw.

Sbg kitab terakhir yg diturunkan Tuhan, maka tentulah wajar bila Al Qur'an merupakan BAROMETER KEBENARAN. Hal ini berarti, manusia yg hidup setelah diturunkan Al Qur'an, di akhirat kelak akan diadili dg menggunakan kitab Al Qur'an. Ini adl konsekwensi logis, krn kebenaran hakiki itu hanya SATU. Akan merugilah orang-orang yg semasa hidup di dunia tidak berperilaku sebagaimana ditentukan Tuhan dlm Al Qur'an.

'Kami telah turunkan Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitan (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu..
(QS. Al-Maidah : 48)

Maksudnya: Al Qur'an adalah ukuran utk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yg diturunkan dlm kitab-kitab sebelumnya.



POPULAR POSTS

Kenapa Suami Marah & Berkata Kasar?

Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob

Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Wirausahawan

Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam

8 Jenis Penyakit Paru Patut Diwaspadai Wanita

Perkembangan Psikoseksual Anak

Perilaku Orang Tua Mempengaruhi Perilaku Anaknya

Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Orang Tua dan Perkembangan Agama Anak

ILMU MENJADI KAYA

ARSIP ARTIKEL

Show more
| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat