BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

Jangan Gadaikan Profesionalisme Untuk Kepentingan Sesaat

Baca Juga

Jangan Gadaikan Profesionalisme Untuk Kepentingan Sesaat
*Apalagi Buat Mendapatkan Materi  Yang Tidak Seberapa

Profesionalisme adalah hal yg paling utama utk mewujudkan keberhasilan dalam hidup. Tanpa itu, penghargaan yg diharapkan tidak akan pernah diperoleh dari orang lain.

Meskipun profesional di bidangnya - apa pun itu bentuknya - janganlah sekali-kali menggadaikannya trtm utk kepentingan sesaat. Apalagi buat mendapatkan materi yg nilainya tidak seberapa & jauh di bawah harga dirinya.

Selama ini masih banyak ditemukan di tengah-tengah masyarakat orang2 yg profesional melaksanakan aktivitasnya, namun tidak diimbangi dgn moralitas yg tinggi. Akibatnya kelebihan yg dimilikinya itu menjadi sia2 bahkan tiada artinya.

Mereka yg seharusnya layak mendapatkan penghargaan yg tinggi dari orang lain, akhirnya memperoleh sebaliknya. Nilai jadi turun. Penyebab utamanya krn tidak menghargai dirinya sendiri. Shgg orang lain sama sekali tidak menghargainya.

Terbaik adalah terus menerus mempertahankan & meningkatkan profesionalismenya. Kemudian diimbangi dgn pemikiran & perilaku positif utk kepentingan jangka panjang. Shgg nilai dirinya dari waktu ke waktu makin meningkat.

Akhirnya orang tsb yg akan mendapatkan imbalan yg sgt memuaskan, menyenangkan, & mengesankan baik di dunia maupun di akhirat. Amin ya robbal aalamin.

»»»oleh Aqua Dwipayana: dari Yogyakarta menjelang menghadiri acara Malam Renungan HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Kompleks Perumahan Sawitsari saya ucapkan selamat mewujudkan profesionalisme dlm kehidupan sehari2. Slm hormat bt kel ya. 20.00 16082015:)«««



POPULAR POSTS

Kenapa Suami Marah & Berkata Kasar?

Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob

Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Wirausahawan

Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam

8 Jenis Penyakit Paru Patut Diwaspadai Wanita

Perkembangan Psikoseksual Anak

Perilaku Orang Tua Mempengaruhi Perilaku Anaknya

Menumbuhkan Kepercayaan Diri

ILMU MENJADI KAYA

Orang Tua dan Perkembangan Agama Anak

ARSIP ARTIKEL

Show more
| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat