BUKU KESEHATAN LINGKUNGAN

SILAHKAN UNDUH APLIKASI ANDROID UNTUK BLOG WWW.ARDADINATA.COM

Kebersamaan dalam Persamaan Hak (Al-Musawah)

Persamaan hak akan terjadi, bila hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan perpecahan dapat ditanggalkan antara lain fanatisme golongan, keturunan, kekayaan, kebangsawanan, warna kulit, dll. Dalam hal ini, Islam memandang bahwa diantara kaum muslimin sama haknya menurut syari’at, yakni dalam hal tanggung jawab dan kemampuan-kemampuannya dalam memikul kewajiban syar’i serta dalam masalah balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Islam memperkokoh prinsip kesamaan karena semua orang dinilai dari satu sudut pandang, yaitu ketakwaannya.
     Sebagai contoh, kita ambil kasus perselisihan antara Abu Dzar dengan Bilal yang sedang memperdebatkan suatu permasalahan di hadapan Rasulullah saw. karena marahnya sampai-sampai Abu Dzar berkata kepada Bilal: “Hai anak si kulit hitam!”. Seketika itu Nabi Muhammad saw menegurnya. “Hentikan segera …. Hentikan segera … Sungguh tidak ada kelebihan satu dengan yang lainnya kecuali dengan amal saleh.” Abu Dzar baru sadar setelah melihat dan mendengar …

NIAT BAIK, JANGAN DITUNDA

Baca Juga

NIAT BAIK, JANGAN DITUNDA

 ALLAH SWT memberikan pembalasan kepada amal seseorang menurut niatnya. Niat berarti ujud (maksud tujuan sesuatu perbuatan); nadar; kaul; kehendak (maksud) akan melakukan sesuatu. Sedangkan baik berarti elok; patut; teratur (apik, rapi, beres, tak ada celanya dsb); berguna; manjur; tidak jahat; sembuh; selamat. Jadi, niat baik manusia merupakan perilaku awal berupa kehendak (maksud) akan melakukan sesuatu kebaikan dalam kehidupannya.

Mengapa kita harus mempunyai niat baik dalam hidup ini? Karena manusia itu lemah dan Allah Maha Kuasa. Allah menentukan segala-galanya, termasuk baik dan buruk. Sedangkan manusia hanya tinggal berusaha, ketentuan berhasil atau tidaknya ditentukan oleh Allah. Di sini terlihat ada kekuasaan Allah. Sebenarnya apa yang terjadi terhadap diri manusia, tidak lain sangat tergantung dari amal perbuatan, dan niatnya.

Kekuatan niat (baik) ini, sangat menentukan sekali dalam perjalanan hidup seseorang. Lagi pula, niat baik itu bukan untuk Allah, tapi akan berpulang kepada manusia sendiri dan bahkan Allah akan menambahkan kebaikannya. Allah berfirman, "…. Katakanlah: 'Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.' Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri." (QS. Asy Syuura: 23).

Pada konteks ini, Allah akan mensyukuri hamba-Nya. Artinya Allah akan memberi pahala terhadap amal-amal hamba-Nya, memaafkan kesalahannya, menambah nikmat-Nya, dll. Itulah makna dari Allah Maha Mensyukuri. Dan sebaik-baiknya keuntungan berkait dengan niat ini adalah niat yang ditunjukan untuk menggapai keuntungan di akherat (baca: QS. Asy Syuura: 20).

Sesuatu niat (baik) ini akan menjadi amal yang baik (amal hasan), jika dilakukan dengan ikhlas kepada Allah dan sesuai dengan hukum syara'. Oleh karena itu, para ulama salaf senantiasa menyatukan dua unsur pokok ini. Adalah Fudlail bin Iyadl dalam menjelaskan firman Allah: " ….agar Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya…." (QS. Al Mulk: 2), mengatakan: "Yang terbaik amalnya adalah yang terikhlas dan terbenar amalnya."

Untuk itu, niat baik jangan ditunda-tunda. Tugas kita, hanya luruskan niat dan sempurnakan ikhtiar. Berikut ini, ada beberapa tatanan niat baik yang tidak perlu ditunda-tunda untuk melakukannya.

Salam Arda Dinata:
http://mitraazaria.blogspot.co.id/


PELUANG BISNIS TERBARU DI ERA NETIZEN

Dapatkan Income 1 Juta Berkali-Kali Dengan Cara MUDAH DAN CEPAT !

Hanya Butuh 3 Langkah Mudah Untuk Mendapatkan Penghasilan JUTAAN RUPIAH Tiap Harinya.




POPULAR POSTS

Kenapa Suami Marah & Berkata Kasar?

Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob

Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Wirausahawan

Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam

8 Jenis Penyakit Paru Patut Diwaspadai Wanita

Perkembangan Psikoseksual Anak

Perilaku Orang Tua Mempengaruhi Perilaku Anaknya

Menumbuhkan Kepercayaan Diri

ILMU MENJADI KAYA

Orang Tua dan Perkembangan Agama Anak

| INSPIRASI | OPINI | OPTIMIS | SEHAT | KELUARGA | SPIRIT | IBROH | JURNALISTIK | BUKU | JURNAL | LINGKUNGAN | BISNIS | PROFIL | BLOG ARDA DINATA | ARDA TV |
Copyright © MIQRA INDONESIA

Jl. Raya Pangandaran Km. 3 Babakan RT/RW. 002/011 Pangandaran - Jawa Barat