-->

Showing posts with label MIQRA MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MIQRA MOTIVASI. Show all posts
Merajut Cinta Allah: 6 Langkah Membangun Pola Pikir Sukses dan Solutif Hidup Anda
Lihat Detail

Merajut Cinta Allah: 6 Langkah Membangun Pola Pikir Sukses dan Solutif Hidup Anda

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MERAJUT CINTA ALLAH: 6 LANGKAH MEMBANGKITKAN POLA PIKIR SUKSES DAN SOLUTIF HIDUP ANDA



“Hanya lima persen manusia yang bener-benar berpikir tentang gagasannya, hanya sepuluh persen yang berpikir bahwa dirinya berpikir, dan sisanya yang delapan puluh lima persen memilih lebih baik mati ketimbang berpikir.” (Edison).

Berpikir itu anugerah Allah SWT yang harus terus digali dan dikembangkan oleh manusia. Bukankah berawal dari berpikir inilah segala sesuatu akan terjadi? Apalagi Islam mengajarkan umatnya untuk merealisasikan keinginan tersebut dan tidak hanya berhenti sampai pada tataran berpikir saja, namun harus diamalkan untuk bekal setelah mati.

Saat ini, banyak orang masih hanya berhenti pada dunia ucapan, konsep, pemikiran dan rencana saja. Mereka belum melakukan sesuatu untuk dirinya sesuai dengan rencana atau konsep yang dibuatnya sehingga menjadi solusi dalam mengatasi setiap masalah hidupnya.

Untuk itu, lewat buku Merajut Cinta Allah ini, penulis berbagi inspirasi, motivasi, dan aplikasi hidup tentang 6 langkah dalam membangkitkan pola pikir sukses dan solutif dalam hidup Anda, yaitu bagaimana:

1. Berpikir Merajut Cinta Allah
2. Berpikir Menjalin Persahabatan Hakiki
3. Berpikir Menjadi Pribadi Sukses dan Solutif
4. Berpikir Rehumanisasi dan Kebebasan
5. Berpikir Mengendalikan Nafsu
6. Berpikir Bening Hati Menuju Allah.

Baca selengkapnya di sini: MERAJUT CINTA ALLAH
  
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

Creative Writing and Writer Preneurship: Cara Cerdas Menjadi Dosen Perfect dan Jutawan dengan Menulis Buku
Lihat Detail

Creative Writing and Writer Preneurship: Cara Cerdas Menjadi Dosen Perfect dan Jutawan dengan Menulis Buku

CREATIVE WRITING and WRITER PRENEURSHIP: Cara Cerdas Menjadi Dosen PERFECT dan JUTAWAN dengan Menulis Buku





CREATIVE WRITING berasal dari dua kata, yaitu writing (menulis) dan creative (kreatif). Menulis kreatif ini merupakan ketrampilan hidup, bukan bakat sehingga siapa pun dapat dilatih menulis.



Menulis ini juga ada yang menyebutkan terkait dengan ketrampilan seseorang dalam mengolah kata-kata menjadi tulisan (wacana) yang memiliki daya pikat untuk dibaca. Jadi, bagi dosen menulis ini tentu menjadi kewajiban dalam menunjang profesionalisme sebagai profesi dosen.


Sementara itu, kreatif diartikan sebagai orang yang memiliki daya cipta dan kreativitas. Menulis kreatif ini umumnya adalah terkait dengan dunia karang mengarang. Namun demikian, bagi seorang dosen pun harus mempunyai kreativitas dalam menyusun dan menghasilkan tulisannya.

Sebenarnya, mengapa kita (termasuk dosen) harus menulis? Sebab, kita harus sadar bahwa manusia itu punya keterbatasan dan tempatnya lupa. Untuk itu, kita perlu merawat dan mengikat ilmu dengan menuliskannya. Apalagi, sebagai profesi dosen itu memiliki kewajiban untuk selalu menulis sebagai aktivitas hariannya agar dikatakan sebagai dosen profesional.

Terkait profesi dosen ini, ada tiga kata yang saling terkait yaitu: mengajar, membaca, dan menulis. Mengajar itu merupakan aktivitas untuk menguatkan ilmu. Semakin kita terus mengajarkan ilmu, maka ilmu yang kita ajarkan itu semakin kuat dalam ingatan seorang dosen.

Sementara itu, aktivitas membaca akan berdampak pada meluaskan ilmu. Dengan kata lain, semakin kita terus membaca, maka ilmu dan pengetahuan kita sebagai dosen akan semakin luas wawasannya. Sedangkan, aktivitas menulis itu akan menaikan derajat kefasihan ilmu. Yakni lewat menulis membuat keilmuaan dan kepakaran ilmu yang kita miliki menjadi diakui oleh masyarakat.

Dalam ebook ini, dibahas dan diuraikan terkait dunia menulis kreatif (creative writing) dan writer preneurship (wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis).  

Baca Selengkapnya di sini: CREATIVE WRITING & WRITER PRENEURSHIP
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

CREATIVE WRITING and WRITER PRENEURSHIP: Cara Cerdas Menjadi Dosen PERFECT dan JUTAWAN dengan Menulis Buku





CREATIVE WRITING berasal dari dua kata, yaitu writing (menulis) dan creative (kreatif). Menulis kreatif ini merupakan ketrampilan hidup, bukan bakat sehingga siapa pun dapat dilatih menulis.



Menulis ini juga ada yang menyebutkan terkait dengan ketrampilan seseorang dalam mengolah kata-kata menjadi tulisan (wacana) yang memiliki daya pikat untuk dibaca. Jadi, bagi dosen menulis ini tentu menjadi kewajiban dalam menunjang profesionalisme sebagai profesi dosen.


Sementara itu, kreatif diartikan sebagai orang yang memiliki daya cipta dan kreativitas. Menulis kreatif ini umumnya adalah terkait dengan dunia karang mengarang. Namun demikian, bagi seorang dosen pun harus mempunyai kreativitas dalam menyusun dan menghasilkan tulisannya.

Sebenarnya, mengapa kita (termasuk dosen) harus menulis? Sebab, kita harus sadar bahwa manusia itu punya keterbatasan dan tempatnya lupa. Untuk itu, kita perlu merawat dan mengikat ilmu dengan menuliskannya. Apalagi, sebagai profesi dosen itu memiliki kewajiban untuk selalu menulis sebagai aktivitas hariannya agar dikatakan sebagai dosen profesional.

Terkait profesi dosen ini, ada tiga kata yang saling terkait yaitu: mengajar, membaca, dan menulis. Mengajar itu merupakan aktivitas untuk menguatkan ilmu. Semakin kita terus mengajarkan ilmu, maka ilmu yang kita ajarkan itu semakin kuat dalam ingatan seorang dosen.

Sementara itu, aktivitas membaca akan berdampak pada meluaskan ilmu. Dengan kata lain, semakin kita terus membaca, maka ilmu dan pengetahuan kita sebagai dosen akan semakin luas wawasannya. Sedangkan, aktivitas menulis itu akan menaikan derajat kefasihan ilmu. Yakni lewat menulis membuat keilmuaan dan kepakaran ilmu yang kita miliki menjadi diakui oleh masyarakat.

Dalam ebook ini, dibahas dan diuraikan terkait dunia menulis kreatif (creative writing) dan writer preneurship (wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis).  

Baca Selengkapnya di sini: CREATIVE WRITING & WRITER PRENEURSHIP
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

CREATIVE WRITING and WRITER PRENEURSHIP: Cara Cerdas Menjadi Dosen PERFECT dan JUTAWAN dengan Menulis Buku





CREATIVE WRITING berasal dari dua kata, yaitu writing (menulis) dan creative (kreatif). Menulis kreatif ini merupakan ketrampilan hidup, bukan bakat sehingga siapa pun dapat dilatih menulis.



Menulis ini juga ada yang menyebutkan terkait dengan ketrampilan seseorang dalam mengolah kata-kata menjadi tulisan (wacana) yang memiliki daya pikat untuk dibaca. Jadi, bagi dosen menulis ini tentu menjadi kewajiban dalam menunjang profesionalisme sebagai profesi dosen.


Sementara itu, kreatif diartikan sebagai orang yang memiliki daya cipta dan kreativitas. Menulis kreatif ini umumnya adalah terkait dengan dunia karang mengarang. Namun demikian, bagi seorang dosen pun harus mempunyai kreativitas dalam menyusun dan menghasilkan tulisannya.

Sebenarnya, mengapa kita (termasuk dosen) harus menulis? Sebab, kita harus sadar bahwa manusia itu punya keterbatasan dan tempatnya lupa. Untuk itu, kita perlu merawat dan mengikat ilmu dengan menuliskannya. Apalagi, sebagai profesi dosen itu memiliki kewajiban untuk selalu menulis sebagai aktivitas hariannya agar dikatakan sebagai dosen profesional.

Terkait profesi dosen ini, ada tiga kata yang saling terkait yaitu: mengajar, membaca, dan menulis. Mengajar itu merupakan aktivitas untuk menguatkan ilmu. Semakin kita terus mengajarkan ilmu, maka ilmu yang kita ajarkan itu semakin kuat dalam ingatan seorang dosen.

Sementara itu, aktivitas membaca akan berdampak pada meluaskan ilmu. Dengan kata lain, semakin kita terus membaca, maka ilmu dan pengetahuan kita sebagai dosen akan semakin luas wawasannya. Sedangkan, aktivitas menulis itu akan menaikan derajat kefasihan ilmu. Yakni lewat menulis membuat keilmuaan dan kepakaran ilmu yang kita miliki menjadi diakui oleh masyarakat.

Dalam ebook ini, dibahas dan diuraikan terkait dunia menulis kreatif (creative writing) dan writer preneurship (wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis).  

Baca Selengkapnya di sini: CREATIVE WRITING & WRITER PRENEURSHIP
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

CREATIVE WRITING and WRITER PRENEURSHIP: Cara Cerdas Menjadi Dosen PERFECT dan JUTAWAN dengan Menulis Buku





CREATIVE WRITING berasal dari dua kata, yaitu writing (menulis) dan creative (kreatif). Menulis kreatif ini merupakan ketrampilan hidup, bukan bakat sehingga siapa pun dapat dilatih menulis.



Menulis ini juga ada yang menyebutkan terkait dengan ketrampilan seseorang dalam mengolah kata-kata menjadi tulisan (wacana) yang memiliki daya pikat untuk dibaca. Jadi, bagi dosen menulis ini tentu menjadi kewajiban dalam menunjang profesionalisme sebagai profesi dosen.


Sementara itu, kreatif diartikan sebagai orang yang memiliki daya cipta dan kreativitas. Menulis kreatif ini umumnya adalah terkait dengan dunia karang mengarang. Namun demikian, bagi seorang dosen pun harus mempunyai kreativitas dalam menyusun dan menghasilkan tulisannya.

Sebenarnya, mengapa kita (termasuk dosen) harus menulis? Sebab, kita harus sadar bahwa manusia itu punya keterbatasan dan tempatnya lupa. Untuk itu, kita perlu merawat dan mengikat ilmu dengan menuliskannya. Apalagi, sebagai profesi dosen itu memiliki kewajiban untuk selalu menulis sebagai aktivitas hariannya agar dikatakan sebagai dosen profesional.

Terkait profesi dosen ini, ada tiga kata yang saling terkait yaitu: mengajar, membaca, dan menulis. Mengajar itu merupakan aktivitas untuk menguatkan ilmu. Semakin kita terus mengajarkan ilmu, maka ilmu yang kita ajarkan itu semakin kuat dalam ingatan seorang dosen.

Sementara itu, aktivitas membaca akan berdampak pada meluaskan ilmu. Dengan kata lain, semakin kita terus membaca, maka ilmu dan pengetahuan kita sebagai dosen akan semakin luas wawasannya. Sedangkan, aktivitas menulis itu akan menaikan derajat kefasihan ilmu. Yakni lewat menulis membuat keilmuaan dan kepakaran ilmu yang kita miliki menjadi diakui oleh masyarakat.

Dalam ebook ini, dibahas dan diuraikan terkait dunia menulis kreatif (creative writing) dan writer preneurship (wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis).  

Baca Selengkapnya di sini: CREATIVE WRITING & WRITER PRENEURSHIP
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

CREATIVE WRITING and WRITER PRENEURSHIP: Cara Cerdas Menjadi Dosen PERFECT dan JUTAWAN dengan Menulis Buku





CREATIVE WRITING berasal dari dua kata, yaitu writing (menulis) dan creative (kreatif). Menulis kreatif ini merupakan ketrampilan hidup, bukan bakat sehingga siapa pun dapat dilatih menulis.



Menulis ini juga ada yang menyebutkan terkait dengan ketrampilan seseorang dalam mengolah kata-kata menjadi tulisan (wacana) yang memiliki daya pikat untuk dibaca. Jadi, bagi dosen menulis ini tentu menjadi kewajiban dalam menunjang profesionalisme sebagai profesi dosen.


Sementara itu, kreatif diartikan sebagai orang yang memiliki daya cipta dan kreativitas. Menulis kreatif ini umumnya adalah terkait dengan dunia karang mengarang. Namun demikian, bagi seorang dosen pun harus mempunyai kreativitas dalam menyusun dan menghasilkan tulisannya.

Sebenarnya, mengapa kita (termasuk dosen) harus menulis? Sebab, kita harus sadar bahwa manusia itu punya keterbatasan dan tempatnya lupa. Untuk itu, kita perlu merawat dan mengikat ilmu dengan menuliskannya. Apalagi, sebagai profesi dosen itu memiliki kewajiban untuk selalu menulis sebagai aktivitas hariannya agar dikatakan sebagai dosen profesional.

Terkait profesi dosen ini, ada tiga kata yang saling terkait yaitu: mengajar, membaca, dan menulis. Mengajar itu merupakan aktivitas untuk menguatkan ilmu. Semakin kita terus mengajarkan ilmu, maka ilmu yang kita ajarkan itu semakin kuat dalam ingatan seorang dosen.

Sementara itu, aktivitas membaca akan berdampak pada meluaskan ilmu. Dengan kata lain, semakin kita terus membaca, maka ilmu dan pengetahuan kita sebagai dosen akan semakin luas wawasannya. Sedangkan, aktivitas menulis itu akan menaikan derajat kefasihan ilmu. Yakni lewat menulis membuat keilmuaan dan kepakaran ilmu yang kita miliki menjadi diakui oleh masyarakat.

Dalam ebook ini, dibahas dan diuraikan terkait dunia menulis kreatif (creative writing) dan writer preneurship (wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis).  

Baca Selengkapnya di sini: CREATIVE WRITING & WRITER PRENEURSHIP
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

CREATIVE WRITING and WRITER PRENEURSHIP: Cara Cerdas Menjadi Dosen PERFECT dan JUTAWAN dengan Menulis Buku





CREATIVE WRITING berasal dari dua kata, yaitu writing (menulis) dan creative (kreatif). Menulis kreatif ini merupakan ketrampilan hidup, bukan bakat sehingga siapa pun dapat dilatih menulis.



Menulis ini juga ada yang menyebutkan terkait dengan ketrampilan seseorang dalam mengolah kata-kata menjadi tulisan (wacana) yang memiliki daya pikat untuk dibaca. Jadi, bagi dosen menulis ini tentu menjadi kewajiban dalam menunjang profesionalisme sebagai profesi dosen.


Sementara itu, kreatif diartikan sebagai orang yang memiliki daya cipta dan kreativitas. Menulis kreatif ini umumnya adalah terkait dengan dunia karang mengarang. Namun demikian, bagi seorang dosen pun harus mempunyai kreativitas dalam menyusun dan menghasilkan tulisannya.

Sebenarnya, mengapa kita (termasuk dosen) harus menulis? Sebab, kita harus sadar bahwa manusia itu punya keterbatasan dan tempatnya lupa. Untuk itu, kita perlu merawat dan mengikat ilmu dengan menuliskannya. Apalagi, sebagai profesi dosen itu memiliki kewajiban untuk selalu menulis sebagai aktivitas hariannya agar dikatakan sebagai dosen profesional.

Terkait profesi dosen ini, ada tiga kata yang saling terkait yaitu: mengajar, membaca, dan menulis. Mengajar itu merupakan aktivitas untuk menguatkan ilmu. Semakin kita terus mengajarkan ilmu, maka ilmu yang kita ajarkan itu semakin kuat dalam ingatan seorang dosen.

Sementara itu, aktivitas membaca akan berdampak pada meluaskan ilmu. Dengan kata lain, semakin kita terus membaca, maka ilmu dan pengetahuan kita sebagai dosen akan semakin luas wawasannya. Sedangkan, aktivitas menulis itu akan menaikan derajat kefasihan ilmu. Yakni lewat menulis membuat keilmuaan dan kepakaran ilmu yang kita miliki menjadi diakui oleh masyarakat.

Dalam ebook ini, dibahas dan diuraikan terkait dunia menulis kreatif (creative writing) dan writer preneurship (wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis).  

Baca Selengkapnya di sini: CREATIVE WRITING & WRITER PRENEURSHIP
| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

Taman Taman Kebeningan Hati
Lihat Detail

Taman Taman Kebeningan Hati

TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI: Merealisasikan Nilai-Nilai Kebeningan Hati Dalam Usaha Membangun Keindahan Perilaku Hidup Keseharian


Keberadaan taman merupakan simbol dari sebuah rumah yang terpelihara atau tidak. Sebab, kalau kita terbiasa merawat taman, niscaya merawat rumah bukan pekerjaan yang sulit. Sehingga, perilaku merawat taman memang harus dilakukan secara telaten dan terus menerus. Pasalnya, di taman itu ada sejumlah jenis tanaman. Dan kita tahu tanaman adalah salah satu makhluk hidup ciptaan-Nya. Seperti layaknya makhluk hidup umumnya, tanaman itu pun lahir, tumbuh, dan terus berubah bentuknya.

Semua itu mengandung arti bahwa dengan merawat taman, berarti kita sejatinya tengah mengungkapkan rasa syukur atas nikmat mempunyai rumah. Apalagi jika taman-taman itu terpelihara dengan baik. Ia akan memancarkan kebeningan berupa kesejukan bagi setiap orang yang memandangnya, membuat nyaman dan tenang bagi mereka yang berada di lingkungan taman tersebut.

Begitu pun dengan manusia. Ia ibarat sebuah rumah. Dan sebagai taman-tamannya adalah perilaku kesehariannya yang merupakan cerminan dari kondisi hatinya. Dr. Ahmad Faried menggambarkan hubungan hati dengan organ-organ tubuh lainnya, laksana raja yang bertahta di atas singgasana yang dikelilingi para punggawanya. Seluruh anggota punggawa bergerak atas perintahnya. Dengan kata lain, bahwa hati itu adalah sebagai reaktor pengendali atau  remote control  sekaligus pemegang komando terdepan (utama). Oleh karena itu, semua anggota tubuh berada dibawah komando dan dominasinya. Di hati inilah anggota badan lainnya mengambil keteladannya, dalam ketaatan atau penyimpangan.

Jadi, betapa indahnya bila hati kita dalam kebeningan. Karena suasana kehidupan manusia yang diselimuti oleh kebeningan hati akan selalu mengkonsulkan segala aktivitas hidupnya dengan indera perasa (kebenaran) dan suara hati nuraninya. Sebab, adakah yang lebih jujur dari hati nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa butiran kata-kata. Adakah yang lebih tajam dari mata hati, saat ia menghentak kita dari beragam kesalahan dan alpa. Singkatnya, sesungguhnya kondisi yang paling indah dari sebuah putaran kehidupan ini, tidak lain adalah di mana ketika kita mampu secara jujur dan tulus mendengar suara hati (keimanan).

Mudah-mudahan, secercah dari keindahan taman-taman kebeningan hati itu dapat kita peroleh melalui buku ini. Dan semoga saya, keluarga serta para pembaca dapat meraih inspirasi dan mampu merealisasikan nilai-nilai kebeningan hati dalam usahanya membangun keindahan “taman-taman” perilaku hidup keseharian.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Tabloid MQ yang telah memuat dan mempublikasikan (sebagian) pemikiran saya dalam tulisan-tulisan ini dan terima kasih pula kepada penerbit MIQRA INDONESIA yang bersedia menerbitkan buku ini. Dan semoga buku ini memberi manfaat bagi siapa pun yang membacanya. Aamiin. 

Baca Selengkapnya di sini: TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI: Merealisasikan Nilai-Nilai Kebeningan Hati Dalam Usaha Membangun Keindahan Perilaku Hidup Keseharian


Keberadaan taman merupakan simbol dari sebuah rumah yang terpelihara atau tidak. Sebab, kalau kita terbiasa merawat taman, niscaya merawat rumah bukan pekerjaan yang sulit. Sehingga, perilaku merawat taman memang harus dilakukan secara telaten dan terus menerus. Pasalnya, di taman itu ada sejumlah jenis tanaman. Dan kita tahu tanaman adalah salah satu makhluk hidup ciptaan-Nya. Seperti layaknya makhluk hidup umumnya, tanaman itu pun lahir, tumbuh, dan terus berubah bentuknya.

Semua itu mengandung arti bahwa dengan merawat taman, berarti kita sejatinya tengah mengungkapkan rasa syukur atas nikmat mempunyai rumah. Apalagi jika taman-taman itu terpelihara dengan baik. Ia akan memancarkan kebeningan berupa kesejukan bagi setiap orang yang memandangnya, membuat nyaman dan tenang bagi mereka yang berada di lingkungan taman tersebut.

Begitu pun dengan manusia. Ia ibarat sebuah rumah. Dan sebagai taman-tamannya adalah perilaku kesehariannya yang merupakan cerminan dari kondisi hatinya. Dr. Ahmad Faried menggambarkan hubungan hati dengan organ-organ tubuh lainnya, laksana raja yang bertahta di atas singgasana yang dikelilingi para punggawanya. Seluruh anggota punggawa bergerak atas perintahnya. Dengan kata lain, bahwa hati itu adalah sebagai reaktor pengendali atau  remote control  sekaligus pemegang komando terdepan (utama). Oleh karena itu, semua anggota tubuh berada dibawah komando dan dominasinya. Di hati inilah anggota badan lainnya mengambil keteladannya, dalam ketaatan atau penyimpangan.

Jadi, betapa indahnya bila hati kita dalam kebeningan. Karena suasana kehidupan manusia yang diselimuti oleh kebeningan hati akan selalu mengkonsulkan segala aktivitas hidupnya dengan indera perasa (kebenaran) dan suara hati nuraninya. Sebab, adakah yang lebih jujur dari hati nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa butiran kata-kata. Adakah yang lebih tajam dari mata hati, saat ia menghentak kita dari beragam kesalahan dan alpa. Singkatnya, sesungguhnya kondisi yang paling indah dari sebuah putaran kehidupan ini, tidak lain adalah di mana ketika kita mampu secara jujur dan tulus mendengar suara hati (keimanan).

Mudah-mudahan, secercah dari keindahan taman-taman kebeningan hati itu dapat kita peroleh melalui buku ini. Dan semoga saya, keluarga serta para pembaca dapat meraih inspirasi dan mampu merealisasikan nilai-nilai kebeningan hati dalam usahanya membangun keindahan “taman-taman” perilaku hidup keseharian.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Tabloid MQ yang telah memuat dan mempublikasikan (sebagian) pemikiran saya dalam tulisan-tulisan ini dan terima kasih pula kepada penerbit MIQRA INDONESIA yang bersedia menerbitkan buku ini. Dan semoga buku ini memberi manfaat bagi siapa pun yang membacanya. Aamiin. 

Baca Selengkapnya di sini: TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI: Merealisasikan Nilai-Nilai Kebeningan Hati Dalam Usaha Membangun Keindahan Perilaku Hidup Keseharian


Keberadaan taman merupakan simbol dari sebuah rumah yang terpelihara atau tidak. Sebab, kalau kita terbiasa merawat taman, niscaya merawat rumah bukan pekerjaan yang sulit. Sehingga, perilaku merawat taman memang harus dilakukan secara telaten dan terus menerus. Pasalnya, di taman itu ada sejumlah jenis tanaman. Dan kita tahu tanaman adalah salah satu makhluk hidup ciptaan-Nya. Seperti layaknya makhluk hidup umumnya, tanaman itu pun lahir, tumbuh, dan terus berubah bentuknya.

Semua itu mengandung arti bahwa dengan merawat taman, berarti kita sejatinya tengah mengungkapkan rasa syukur atas nikmat mempunyai rumah. Apalagi jika taman-taman itu terpelihara dengan baik. Ia akan memancarkan kebeningan berupa kesejukan bagi setiap orang yang memandangnya, membuat nyaman dan tenang bagi mereka yang berada di lingkungan taman tersebut.

Begitu pun dengan manusia. Ia ibarat sebuah rumah. Dan sebagai taman-tamannya adalah perilaku kesehariannya yang merupakan cerminan dari kondisi hatinya. Dr. Ahmad Faried menggambarkan hubungan hati dengan organ-organ tubuh lainnya, laksana raja yang bertahta di atas singgasana yang dikelilingi para punggawanya. Seluruh anggota punggawa bergerak atas perintahnya. Dengan kata lain, bahwa hati itu adalah sebagai reaktor pengendali atau  remote control  sekaligus pemegang komando terdepan (utama). Oleh karena itu, semua anggota tubuh berada dibawah komando dan dominasinya. Di hati inilah anggota badan lainnya mengambil keteladannya, dalam ketaatan atau penyimpangan.

Jadi, betapa indahnya bila hati kita dalam kebeningan. Karena suasana kehidupan manusia yang diselimuti oleh kebeningan hati akan selalu mengkonsulkan segala aktivitas hidupnya dengan indera perasa (kebenaran) dan suara hati nuraninya. Sebab, adakah yang lebih jujur dari hati nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa butiran kata-kata. Adakah yang lebih tajam dari mata hati, saat ia menghentak kita dari beragam kesalahan dan alpa. Singkatnya, sesungguhnya kondisi yang paling indah dari sebuah putaran kehidupan ini, tidak lain adalah di mana ketika kita mampu secara jujur dan tulus mendengar suara hati (keimanan).

Mudah-mudahan, secercah dari keindahan taman-taman kebeningan hati itu dapat kita peroleh melalui buku ini. Dan semoga saya, keluarga serta para pembaca dapat meraih inspirasi dan mampu merealisasikan nilai-nilai kebeningan hati dalam usahanya membangun keindahan “taman-taman” perilaku hidup keseharian.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Tabloid MQ yang telah memuat dan mempublikasikan (sebagian) pemikiran saya dalam tulisan-tulisan ini dan terima kasih pula kepada penerbit MIQRA INDONESIA yang bersedia menerbitkan buku ini. Dan semoga buku ini memberi manfaat bagi siapa pun yang membacanya. Aamiin. 

Baca Selengkapnya di sini: TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI: Merealisasikan Nilai-Nilai Kebeningan Hati Dalam Usaha Membangun Keindahan Perilaku Hidup Keseharian


Keberadaan taman merupakan simbol dari sebuah rumah yang terpelihara atau tidak. Sebab, kalau kita terbiasa merawat taman, niscaya merawat rumah bukan pekerjaan yang sulit. Sehingga, perilaku merawat taman memang harus dilakukan secara telaten dan terus menerus. Pasalnya, di taman itu ada sejumlah jenis tanaman. Dan kita tahu tanaman adalah salah satu makhluk hidup ciptaan-Nya. Seperti layaknya makhluk hidup umumnya, tanaman itu pun lahir, tumbuh, dan terus berubah bentuknya.

Semua itu mengandung arti bahwa dengan merawat taman, berarti kita sejatinya tengah mengungkapkan rasa syukur atas nikmat mempunyai rumah. Apalagi jika taman-taman itu terpelihara dengan baik. Ia akan memancarkan kebeningan berupa kesejukan bagi setiap orang yang memandangnya, membuat nyaman dan tenang bagi mereka yang berada di lingkungan taman tersebut.

Begitu pun dengan manusia. Ia ibarat sebuah rumah. Dan sebagai taman-tamannya adalah perilaku kesehariannya yang merupakan cerminan dari kondisi hatinya. Dr. Ahmad Faried menggambarkan hubungan hati dengan organ-organ tubuh lainnya, laksana raja yang bertahta di atas singgasana yang dikelilingi para punggawanya. Seluruh anggota punggawa bergerak atas perintahnya. Dengan kata lain, bahwa hati itu adalah sebagai reaktor pengendali atau  remote control  sekaligus pemegang komando terdepan (utama). Oleh karena itu, semua anggota tubuh berada dibawah komando dan dominasinya. Di hati inilah anggota badan lainnya mengambil keteladannya, dalam ketaatan atau penyimpangan.

Jadi, betapa indahnya bila hati kita dalam kebeningan. Karena suasana kehidupan manusia yang diselimuti oleh kebeningan hati akan selalu mengkonsulkan segala aktivitas hidupnya dengan indera perasa (kebenaran) dan suara hati nuraninya. Sebab, adakah yang lebih jujur dari hati nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa butiran kata-kata. Adakah yang lebih tajam dari mata hati, saat ia menghentak kita dari beragam kesalahan dan alpa. Singkatnya, sesungguhnya kondisi yang paling indah dari sebuah putaran kehidupan ini, tidak lain adalah di mana ketika kita mampu secara jujur dan tulus mendengar suara hati (keimanan).

Mudah-mudahan, secercah dari keindahan taman-taman kebeningan hati itu dapat kita peroleh melalui buku ini. Dan semoga saya, keluarga serta para pembaca dapat meraih inspirasi dan mampu merealisasikan nilai-nilai kebeningan hati dalam usahanya membangun keindahan “taman-taman” perilaku hidup keseharian.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Tabloid MQ yang telah memuat dan mempublikasikan (sebagian) pemikiran saya dalam tulisan-tulisan ini dan terima kasih pula kepada penerbit MIQRA INDONESIA yang bersedia menerbitkan buku ini. Dan semoga buku ini memberi manfaat bagi siapa pun yang membacanya. Aamiin. 

Baca Selengkapnya di sini: TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI: Merealisasikan Nilai-Nilai Kebeningan Hati Dalam Usaha Membangun Keindahan Perilaku Hidup Keseharian


Keberadaan taman merupakan simbol dari sebuah rumah yang terpelihara atau tidak. Sebab, kalau kita terbiasa merawat taman, niscaya merawat rumah bukan pekerjaan yang sulit. Sehingga, perilaku merawat taman memang harus dilakukan secara telaten dan terus menerus. Pasalnya, di taman itu ada sejumlah jenis tanaman. Dan kita tahu tanaman adalah salah satu makhluk hidup ciptaan-Nya. Seperti layaknya makhluk hidup umumnya, tanaman itu pun lahir, tumbuh, dan terus berubah bentuknya.

Semua itu mengandung arti bahwa dengan merawat taman, berarti kita sejatinya tengah mengungkapkan rasa syukur atas nikmat mempunyai rumah. Apalagi jika taman-taman itu terpelihara dengan baik. Ia akan memancarkan kebeningan berupa kesejukan bagi setiap orang yang memandangnya, membuat nyaman dan tenang bagi mereka yang berada di lingkungan taman tersebut.

Begitu pun dengan manusia. Ia ibarat sebuah rumah. Dan sebagai taman-tamannya adalah perilaku kesehariannya yang merupakan cerminan dari kondisi hatinya. Dr. Ahmad Faried menggambarkan hubungan hati dengan organ-organ tubuh lainnya, laksana raja yang bertahta di atas singgasana yang dikelilingi para punggawanya. Seluruh anggota punggawa bergerak atas perintahnya. Dengan kata lain, bahwa hati itu adalah sebagai reaktor pengendali atau  remote control  sekaligus pemegang komando terdepan (utama). Oleh karena itu, semua anggota tubuh berada dibawah komando dan dominasinya. Di hati inilah anggota badan lainnya mengambil keteladannya, dalam ketaatan atau penyimpangan.

Jadi, betapa indahnya bila hati kita dalam kebeningan. Karena suasana kehidupan manusia yang diselimuti oleh kebeningan hati akan selalu mengkonsulkan segala aktivitas hidupnya dengan indera perasa (kebenaran) dan suara hati nuraninya. Sebab, adakah yang lebih jujur dari hati nurani, ketika ia menyadarkan kita tanpa butiran kata-kata. Adakah yang lebih tajam dari mata hati, saat ia menghentak kita dari beragam kesalahan dan alpa. Singkatnya, sesungguhnya kondisi yang paling indah dari sebuah putaran kehidupan ini, tidak lain adalah di mana ketika kita mampu secara jujur dan tulus mendengar suara hati (keimanan).

Mudah-mudahan, secercah dari keindahan taman-taman kebeningan hati itu dapat kita peroleh melalui buku ini. Dan semoga saya, keluarga serta para pembaca dapat meraih inspirasi dan mampu merealisasikan nilai-nilai kebeningan hati dalam usahanya membangun keindahan “taman-taman” perilaku hidup keseharian.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Tabloid MQ yang telah memuat dan mempublikasikan (sebagian) pemikiran saya dalam tulisan-tulisan ini dan terima kasih pula kepada penerbit MIQRA INDONESIA yang bersedia menerbitkan buku ini. Dan semoga buku ini memberi manfaat bagi siapa pun yang membacanya. Aamiin. 

Baca Selengkapnya di sini: TAMAN TAMAN KEBENINGAN HATI

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda
Lihat Detail

5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

MENJADI ORANG BAHAGIA: 5 Langkah Membangkitkan Perilaku Bahagia Hidup Anda



"Buku ini sudah saya masukkan dalam daftar 'buku yang harus dibaca lebih dari sekali' karena ilmu yang disajikan benar-benar lengkap. Setelah dibaca sampai halaman terakhir pun Anda akan merasa masih banyak ilmu yang terlewat. Dijamin!" (Arafat, Penulis buku Satu Langkah Setiap Hari).
“Buku ini patut dimiliki para pencari kebahagiaan hidup karena di dalamnya dijabarkan cara memaknai rangkaian peristiwa dan episode hidup yang membawa kebahagiaan seperti didambakan banyak orang. Jadi, miliki segera, agar lebih cepat lagi bisa memaknai bahagia." (Alifadha Pradana, Penulis buku Antalogi Catatan Hati Ibunda).
“Kenyaman jasad ialah dengan sedikit makan; kenyamanan jiwa ialah dengan sedikit dosa; kenyamanan hati ialah dengan sedikit keinginan; dan kenyamanan lisan ialah dengan sedikit berbicara.” (Dokter Tsabit Qurrah).


Selengkapnya baca di sini: MENJADI ORANG BAHAGIA

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
FBARDA DINATA
Twitter@ardadinata
Instagram: @arda.dinata
BBMC00447A8B
Telegramardadinata

Dear Friend: Buku Antologi Tentang Sahabat
Lihat Detail

Dear Friend: Buku Antologi Tentang Sahabat

DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat


"Sahabat itu dekat menyatukan dan jauh merindukan. Cinta itu membahagiakan dalam kebersamaan, merindukan dalam jarak yang memisahkan. Sahabat itu bisa menjadi jalan awal memberi cinta dan 
cinta belum tentu akan berakhir dalam persahabatan. Tapi, cinta itu kalau pun berakhir, harusnya mampu berakhir dalam persahabatan yang menentramkan."~Arda Dinata~


Bagi sahabat, keberadaan sapaan itu adalah sesuatu. Yup...., sapaan itu selalu memberi kenyamanan diri dalam kesendirian. Sapaan itu menawarkan kebahagiaan dalam balutan rasa cinta yang melekat dalam jiwa. 

Sapaan dari sahabat, menambah semangat hidup untuk terus berlari dalam gelombang yang menghiasi kehidupan yang penuh tantangan. Keberadaan sahabat terus dibutuhkan untuk saling berbagi, memahami dan membina silaturahmi agar hidup terus memiliki arti dan makna yang terus dibagi. 

Selengkapnya baca di sini : DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
BBM: C00447A8B
Telegram: ardadinata

DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat


"Sahabat itu dekat menyatukan dan jauh merindukan. Cinta itu membahagiakan dalam kebersamaan, merindukan dalam jarak yang memisahkan. Sahabat itu bisa menjadi jalan awal memberi cinta dan 
cinta belum tentu akan berakhir dalam persahabatan. Tapi, cinta itu kalau pun berakhir, harusnya mampu berakhir dalam persahabatan yang menentramkan."~Arda Dinata~


Bagi sahabat, keberadaan sapaan itu adalah sesuatu. Yup...., sapaan itu selalu memberi kenyamanan diri dalam kesendirian. Sapaan itu menawarkan kebahagiaan dalam balutan rasa cinta yang melekat dalam jiwa. 

Sapaan dari sahabat, menambah semangat hidup untuk terus berlari dalam gelombang yang menghiasi kehidupan yang penuh tantangan. Keberadaan sahabat terus dibutuhkan untuk saling berbagi, memahami dan membina silaturahmi agar hidup terus memiliki arti dan makna yang terus dibagi. 

Selengkapnya baca di sini : DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
BBM: C00447A8B
Telegram: ardadinata

DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat


"Sahabat itu dekat menyatukan dan jauh merindukan. Cinta itu membahagiakan dalam kebersamaan, merindukan dalam jarak yang memisahkan. Sahabat itu bisa menjadi jalan awal memberi cinta dan 
cinta belum tentu akan berakhir dalam persahabatan. Tapi, cinta itu kalau pun berakhir, harusnya mampu berakhir dalam persahabatan yang menentramkan."~Arda Dinata~


Bagi sahabat, keberadaan sapaan itu adalah sesuatu. Yup...., sapaan itu selalu memberi kenyamanan diri dalam kesendirian. Sapaan itu menawarkan kebahagiaan dalam balutan rasa cinta yang melekat dalam jiwa. 

Sapaan dari sahabat, menambah semangat hidup untuk terus berlari dalam gelombang yang menghiasi kehidupan yang penuh tantangan. Keberadaan sahabat terus dibutuhkan untuk saling berbagi, memahami dan membina silaturahmi agar hidup terus memiliki arti dan makna yang terus dibagi. 

Selengkapnya baca di sini : DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
BBM: C00447A8B
Telegram: ardadinata

DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat


"Sahabat itu dekat menyatukan dan jauh merindukan. Cinta itu membahagiakan dalam kebersamaan, merindukan dalam jarak yang memisahkan. Sahabat itu bisa menjadi jalan awal memberi cinta dan 
cinta belum tentu akan berakhir dalam persahabatan. Tapi, cinta itu kalau pun berakhir, harusnya mampu berakhir dalam persahabatan yang menentramkan."~Arda Dinata~


Bagi sahabat, keberadaan sapaan itu adalah sesuatu. Yup...., sapaan itu selalu memberi kenyamanan diri dalam kesendirian. Sapaan itu menawarkan kebahagiaan dalam balutan rasa cinta yang melekat dalam jiwa. 

Sapaan dari sahabat, menambah semangat hidup untuk terus berlari dalam gelombang yang menghiasi kehidupan yang penuh tantangan. Keberadaan sahabat terus dibutuhkan untuk saling berbagi, memahami dan membina silaturahmi agar hidup terus memiliki arti dan makna yang terus dibagi. 

Selengkapnya baca di sini : DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
BBM: C00447A8B
Telegram: ardadinata

DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat


"Sahabat itu dekat menyatukan dan jauh merindukan. Cinta itu membahagiakan dalam kebersamaan, merindukan dalam jarak yang memisahkan. Sahabat itu bisa menjadi jalan awal memberi cinta dan 
cinta belum tentu akan berakhir dalam persahabatan. Tapi, cinta itu kalau pun berakhir, harusnya mampu berakhir dalam persahabatan yang menentramkan."~Arda Dinata~


Bagi sahabat, keberadaan sapaan itu adalah sesuatu. Yup...., sapaan itu selalu memberi kenyamanan diri dalam kesendirian. Sapaan itu menawarkan kebahagiaan dalam balutan rasa cinta yang melekat dalam jiwa. 

Sapaan dari sahabat, menambah semangat hidup untuk terus berlari dalam gelombang yang menghiasi kehidupan yang penuh tantangan. Keberadaan sahabat terus dibutuhkan untuk saling berbagi, memahami dan membina silaturahmi agar hidup terus memiliki arti dan makna yang terus dibagi. 

Selengkapnya baca di sini : DEAR FRIEND: Buku Antologi Tentang Sahabat

| www.ArdaDinata.com: | Share, Reference & Education |
| Peneliti, penulis, dan motivator penulisan di media massa |
BBM: C00447A8B
Telegram: ardadinata