-->

Showing posts with label PROFIL PENULIS. Show all posts
Showing posts with label PROFIL PENULIS. Show all posts
Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis
Lihat Detail

Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis

Pasang Iklan?

Lomba menulis, bagi saya merupakan ajang menguji kemampuan menulis untuk dinilai pihak lain. Sehingga ajang ini merupakan lompatan bagi seorang penulis. Baik lompatan pendapatan honor menulis, atau pun lompatan untuk diakuinya kemampuan kita dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis.


Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis
oleh Arda Dinata

Pasang Iklan?

Lomba menulis, bagi saya merupakan ajang menguji kemampuan menulis untuk dinilai pihak lain. Sehingga ajang ini merupakan lompatan bagi seorang penulis. Baik lompatan pendapatan honor menulis, atau pun lompatan untuk diakuinya kemampuan kita dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis.


Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis
oleh Arda Dinata

Pasang Iklan?

Lomba menulis, bagi saya merupakan ajang menguji kemampuan menulis untuk dinilai pihak lain. Sehingga ajang ini merupakan lompatan bagi seorang penulis. Baik lompatan pendapatan honor menulis, atau pun lompatan untuk diakuinya kemampuan kita dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis.


Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis
oleh Arda Dinata

Pasang Iklan?

Lomba menulis, bagi saya merupakan ajang menguji kemampuan menulis untuk dinilai pihak lain. Sehingga ajang ini merupakan lompatan bagi seorang penulis. Baik lompatan pendapatan honor menulis, atau pun lompatan untuk diakuinya kemampuan kita dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis.


Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis
oleh Arda Dinata

Pasang Iklan?

Lomba menulis, bagi saya merupakan ajang menguji kemampuan menulis untuk dinilai pihak lain. Sehingga ajang ini merupakan lompatan bagi seorang penulis. Baik lompatan pendapatan honor menulis, atau pun lompatan untuk diakuinya kemampuan kita dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis.


Mengikuti Lomba, Lompatan Bagi Seorang Penulis
oleh Arda Dinata

Artikelku Dimuat Lagi di Koran PR!!!
Lihat Detail

Artikelku Dimuat Lagi di Koran PR!!!

Pasang Iklan?
Alhamdulillah…besok hari Minggu, 24 Oktober 2010, tulisanku DIMUAT lagi di Koran Pikiran Rakyat Bandung dalam Rubrik Tatali Asih dengan judul: “Menjaga Iklim Kesucian Keluarga”. Met beli korannya ya besok…..!!!!
Ini sebagian kutipannya…

Menjaga Iklim Kesucian Keluarga

SUCI itu bersih. Bersih melahirkan rasa nyaman. Suasana nyaman akan berpengaruh pada kualitas kejernihan pikir dan ketenangan jiwa seseorang. Puncaknya, keberadaan
orang-orang yang memiliki kualitas kepribadian seperti itu, tentu akan mewujud
pada iklim kesucian dalam kehidupan keluarganya.
……..
Pasang Iklan?
Alhamdulillah…besok hari Minggu, 24 Oktober 2010, tulisanku DIMUAT lagi di Koran Pikiran Rakyat Bandung dalam Rubrik Tatali Asih dengan judul: “Menjaga Iklim Kesucian Keluarga”. Met beli korannya ya besok…..!!!!
Ini sebagian kutipannya…

Menjaga Iklim Kesucian Keluarga

SUCI itu bersih. Bersih melahirkan rasa nyaman. Suasana nyaman akan berpengaruh pada kualitas kejernihan pikir dan ketenangan jiwa seseorang. Puncaknya, keberadaan
orang-orang yang memiliki kualitas kepribadian seperti itu, tentu akan mewujud
pada iklim kesucian dalam kehidupan keluarganya.
……..
Pasang Iklan?
Alhamdulillah…besok hari Minggu, 24 Oktober 2010, tulisanku DIMUAT lagi di Koran Pikiran Rakyat Bandung dalam Rubrik Tatali Asih dengan judul: “Menjaga Iklim Kesucian Keluarga”. Met beli korannya ya besok…..!!!!
Ini sebagian kutipannya…

Menjaga Iklim Kesucian Keluarga

SUCI itu bersih. Bersih melahirkan rasa nyaman. Suasana nyaman akan berpengaruh pada kualitas kejernihan pikir dan ketenangan jiwa seseorang. Puncaknya, keberadaan
orang-orang yang memiliki kualitas kepribadian seperti itu, tentu akan mewujud
pada iklim kesucian dalam kehidupan keluarganya.
……..
Pasang Iklan?
Alhamdulillah…besok hari Minggu, 24 Oktober 2010, tulisanku DIMUAT lagi di Koran Pikiran Rakyat Bandung dalam Rubrik Tatali Asih dengan judul: “Menjaga Iklim Kesucian Keluarga”. Met beli korannya ya besok…..!!!!
Ini sebagian kutipannya…

Menjaga Iklim Kesucian Keluarga

SUCI itu bersih. Bersih melahirkan rasa nyaman. Suasana nyaman akan berpengaruh pada kualitas kejernihan pikir dan ketenangan jiwa seseorang. Puncaknya, keberadaan
orang-orang yang memiliki kualitas kepribadian seperti itu, tentu akan mewujud
pada iklim kesucian dalam kehidupan keluarganya.
……..
Pasang Iklan?
Alhamdulillah…besok hari Minggu, 24 Oktober 2010, tulisanku DIMUAT lagi di Koran Pikiran Rakyat Bandung dalam Rubrik Tatali Asih dengan judul: “Menjaga Iklim Kesucian Keluarga”. Met beli korannya ya besok…..!!!!
Ini sebagian kutipannya…

Menjaga Iklim Kesucian Keluarga

SUCI itu bersih. Bersih melahirkan rasa nyaman. Suasana nyaman akan berpengaruh pada kualitas kejernihan pikir dan ketenangan jiwa seseorang. Puncaknya, keberadaan
orang-orang yang memiliki kualitas kepribadian seperti itu, tentu akan mewujud
pada iklim kesucian dalam kehidupan keluarganya.
……..
Meminta Maaf Sejak MengenalMu
Lihat Detail

Meminta Maaf Sejak MengenalMu

Berhubung kata maaf lahir batin selalu aku buka lebar-lebar sejak saya mengenalmu, maka silahkan sambut senyum kemenangan antara kita 100% ok....ok...ok...!
[Arda Dinata, MIQRA Indonesia] 
Berhubung kata maaf lahir batin selalu aku buka lebar-lebar sejak saya mengenalmu, maka silahkan sambut senyum kemenangan antara kita 100% ok....ok...ok...!
[Arda Dinata, MIQRA Indonesia] 
Berhubung kata maaf lahir batin selalu aku buka lebar-lebar sejak saya mengenalmu, maka silahkan sambut senyum kemenangan antara kita 100% ok....ok...ok...!
[Arda Dinata, MIQRA Indonesia] 
Berhubung kata maaf lahir batin selalu aku buka lebar-lebar sejak saya mengenalmu, maka silahkan sambut senyum kemenangan antara kita 100% ok....ok...ok...!
[Arda Dinata, MIQRA Indonesia] 
Profil Arda Dinata
Lihat Detail

Profil Arda Dinata

ARDA DINATA, lahir di Indramayu, 28 Oktober 1973, anak ke-5 dari 7 bersaudara. Untuk memenuhi rasa haus akan ilmu pengetahuan, ia terus mengasah kebiasaan hobi hariannya dengan kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan dunia tulis-menulis ini, ia tekuni sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Indramayu. Kemudian selepas SMA melanjutkan kuliah di Akademi Penilik Kesehatan (APK) Kutamaya Bandung, lulus tahun 1996. Baru pada tahun 2009, ia diberi kesempatan melanjutkan pendidikannya karena terpilih sebagai Peserta tugas belajar program sarjana dari Departemen Kesehatan R.I. di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM-Undip) Semarang.

ARDA DINATA, lahir di Indramayu, 28 Oktober 1973, anak ke-5 dari 7 bersaudara. Untuk memenuhi rasa haus akan ilmu pengetahuan, ia terus mengasah kebiasaan hobi hariannya dengan kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan dunia tulis-menulis ini, ia tekuni sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Indramayu. Kemudian selepas SMA melanjutkan kuliah di Akademi Penilik Kesehatan (APK) Kutamaya Bandung, lulus tahun 1996. Baru pada tahun 2009, ia diberi kesempatan melanjutkan pendidikannya karena terpilih sebagai Peserta tugas belajar program sarjana dari Departemen Kesehatan R.I. di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM-Undip) Semarang.

ARDA DINATA, lahir di Indramayu, 28 Oktober 1973, anak ke-5 dari 7 bersaudara. Untuk memenuhi rasa haus akan ilmu pengetahuan, ia terus mengasah kebiasaan hobi hariannya dengan kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan dunia tulis-menulis ini, ia tekuni sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Indramayu. Kemudian selepas SMA melanjutkan kuliah di Akademi Penilik Kesehatan (APK) Kutamaya Bandung, lulus tahun 1996. Baru pada tahun 2009, ia diberi kesempatan melanjutkan pendidikannya karena terpilih sebagai Peserta tugas belajar program sarjana dari Departemen Kesehatan R.I. di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM-Undip) Semarang.

ARDA DINATA, lahir di Indramayu, 28 Oktober 1973, anak ke-5 dari 7 bersaudara. Untuk memenuhi rasa haus akan ilmu pengetahuan, ia terus mengasah kebiasaan hobi hariannya dengan kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan dunia tulis-menulis ini, ia tekuni sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Indramayu. Kemudian selepas SMA melanjutkan kuliah di Akademi Penilik Kesehatan (APK) Kutamaya Bandung, lulus tahun 1996. Baru pada tahun 2009, ia diberi kesempatan melanjutkan pendidikannya karena terpilih sebagai Peserta tugas belajar program sarjana dari Departemen Kesehatan R.I. di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM-Undip) Semarang.

ARDA DINATA, lahir di Indramayu, 28 Oktober 1973, anak ke-5 dari 7 bersaudara. Untuk memenuhi rasa haus akan ilmu pengetahuan, ia terus mengasah kebiasaan hobi hariannya dengan kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan dunia tulis-menulis ini, ia tekuni sejak duduk di bangku SMA Negeri 3 Indramayu. Kemudian selepas SMA melanjutkan kuliah di Akademi Penilik Kesehatan (APK) Kutamaya Bandung, lulus tahun 1996. Baru pada tahun 2009, ia diberi kesempatan melanjutkan pendidikannya karena terpilih sebagai Peserta tugas belajar program sarjana dari Departemen Kesehatan R.I. di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM-Undip) Semarang.