-->

Showing posts with label berani. Show all posts
Showing posts with label berani. Show all posts
Berani dalam perkawinan
Lihat Detail

Berani dalam perkawinan

Untuk mencapai perkawinan yang baik dan mulia, maka tiap pasangan harus memiliki rasa berani bahwa diri kita dan pasangan mampu menciptakan dan mewujudkan sebuah perkawinan yang baik. Jadi, intinya tiap pasangan haruslah siap secara lahir dan batin. Adanya rasa berani ini, tentu mengandung konsekuensi tiap pasangan harus mempersiapkan keilmuan tentang mengisi perkawinan ini secara benar. Misalnya tentang ilmu cara membahagiakan pasangan; mengetahui hak dan kewajiaban pasangan; membangun keluarga dengan sukses lahir maupun batin; dan lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Inspirasi..

Arda Dinata
www.ardadinata.web.id
Untuk mencapai perkawinan yang baik dan mulia, maka tiap pasangan harus memiliki rasa berani bahwa diri kita dan pasangan mampu menciptakan dan mewujudkan sebuah perkawinan yang baik. Jadi, intinya tiap pasangan haruslah siap secara lahir dan batin. Adanya rasa berani ini, tentu mengandung konsekuensi tiap pasangan harus mempersiapkan keilmuan tentang mengisi perkawinan ini secara benar. Misalnya tentang ilmu cara membahagiakan pasangan; mengetahui hak dan kewajiaban pasangan; membangun keluarga dengan sukses lahir maupun batin; dan lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Inspirasi..

Arda Dinata
www.ardadinata.web.id
Untuk mencapai perkawinan yang baik dan mulia, maka tiap pasangan harus memiliki rasa berani bahwa diri kita dan pasangan mampu menciptakan dan mewujudkan sebuah perkawinan yang baik. Jadi, intinya tiap pasangan haruslah siap secara lahir dan batin. Adanya rasa berani ini, tentu mengandung konsekuensi tiap pasangan harus mempersiapkan keilmuan tentang mengisi perkawinan ini secara benar. Misalnya tentang ilmu cara membahagiakan pasangan; mengetahui hak dan kewajiaban pasangan; membangun keluarga dengan sukses lahir maupun batin; dan lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Inspirasi..

Arda Dinata
www.ardadinata.web.id
Untuk mencapai perkawinan yang baik dan mulia, maka tiap pasangan harus memiliki rasa berani bahwa diri kita dan pasangan mampu menciptakan dan mewujudkan sebuah perkawinan yang baik. Jadi, intinya tiap pasangan haruslah siap secara lahir dan batin. Adanya rasa berani ini, tentu mengandung konsekuensi tiap pasangan harus mempersiapkan keilmuan tentang mengisi perkawinan ini secara benar. Misalnya tentang ilmu cara membahagiakan pasangan; mengetahui hak dan kewajiaban pasangan; membangun keluarga dengan sukses lahir maupun batin; dan lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Inspirasi..

Arda Dinata
www.ardadinata.web.id
Untuk mencapai perkawinan yang baik dan mulia, maka tiap pasangan harus memiliki rasa berani bahwa diri kita dan pasangan mampu menciptakan dan mewujudkan sebuah perkawinan yang baik. Jadi, intinya tiap pasangan haruslah siap secara lahir dan batin. Adanya rasa berani ini, tentu mengandung konsekuensi tiap pasangan harus mempersiapkan keilmuan tentang mengisi perkawinan ini secara benar. Misalnya tentang ilmu cara membahagiakan pasangan; mengetahui hak dan kewajiaban pasangan; membangun keluarga dengan sukses lahir maupun batin; dan lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Inspirasi..

Arda Dinata
www.ardadinata.web.id
Untuk mencapai perkawinan yang baik dan mulia, maka tiap pasangan harus memiliki rasa berani bahwa diri kita dan pasangan mampu menciptakan dan mewujudkan sebuah perkawinan yang baik. Jadi, intinya tiap pasangan haruslah siap secara lahir dan batin. Adanya rasa berani ini, tentu mengandung konsekuensi tiap pasangan harus mempersiapkan keilmuan tentang mengisi perkawinan ini secara benar. Misalnya tentang ilmu cara membahagiakan pasangan; mengetahui hak dan kewajiaban pasangan; membangun keluarga dengan sukses lahir maupun batin; dan lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam Inspirasi..

Arda Dinata
www.ardadinata.web.id
Bijaksana dan Berani
Lihat Detail

Bijaksana dan Berani


Sahabat....

Pagi ini, matahari di lingkungan hidupku begitu bersinar cerah. Semoga hal ini pun begitu adanya yang dirasakan oleh sahabat semua. Hangatnya mentari, telah memberi aroma tersendiri pada seisi bumi. Mereka menari-nari dengan bahasanya masing-masing sebagai bukti rasa syukur atas nikmat-Nya.


Kenikmatan itu akan semakin terasa nikmat, mana kala kita mampu menerima dan mensyukuri apa yang ada saat ini. Kenikmatan itu apa yang kita rasa dan nikmati, bukan apa yang kita bayangkan. Ajaran agama menuturkan, barangsiapa yang mensyukuri nikmat yang ada, maka nikmat kita akan ditambah. Itulah janji yang harus kita yakini secara mantap.

Sahabat....

Pagi ini, matahari di lingkungan hidupku begitu bersinar cerah. Semoga hal ini pun begitu adanya yang dirasakan oleh sahabat semua. Hangatnya mentari, telah memberi aroma tersendiri pada seisi bumi. Mereka menari-nari dengan bahasanya masing-masing sebagai bukti rasa syukur atas nikmat-Nya.


Kenikmatan itu akan semakin terasa nikmat, mana kala kita mampu menerima dan mensyukuri apa yang ada saat ini. Kenikmatan itu apa yang kita rasa dan nikmati, bukan apa yang kita bayangkan. Ajaran agama menuturkan, barangsiapa yang mensyukuri nikmat yang ada, maka nikmat kita akan ditambah. Itulah janji yang harus kita yakini secara mantap.

Sahabat....

Pagi ini, matahari di lingkungan hidupku begitu bersinar cerah. Semoga hal ini pun begitu adanya yang dirasakan oleh sahabat semua. Hangatnya mentari, telah memberi aroma tersendiri pada seisi bumi. Mereka menari-nari dengan bahasanya masing-masing sebagai bukti rasa syukur atas nikmat-Nya.


Kenikmatan itu akan semakin terasa nikmat, mana kala kita mampu menerima dan mensyukuri apa yang ada saat ini. Kenikmatan itu apa yang kita rasa dan nikmati, bukan apa yang kita bayangkan. Ajaran agama menuturkan, barangsiapa yang mensyukuri nikmat yang ada, maka nikmat kita akan ditambah. Itulah janji yang harus kita yakini secara mantap.

Sahabat....

Pagi ini, matahari di lingkungan hidupku begitu bersinar cerah. Semoga hal ini pun begitu adanya yang dirasakan oleh sahabat semua. Hangatnya mentari, telah memberi aroma tersendiri pada seisi bumi. Mereka menari-nari dengan bahasanya masing-masing sebagai bukti rasa syukur atas nikmat-Nya.


Kenikmatan itu akan semakin terasa nikmat, mana kala kita mampu menerima dan mensyukuri apa yang ada saat ini. Kenikmatan itu apa yang kita rasa dan nikmati, bukan apa yang kita bayangkan. Ajaran agama menuturkan, barangsiapa yang mensyukuri nikmat yang ada, maka nikmat kita akan ditambah. Itulah janji yang harus kita yakini secara mantap.