-->

Showing posts with label orang meninggal. Show all posts
Showing posts with label orang meninggal. Show all posts
Menjalin Persahabatan dengan Manusia yang Telah Meninggal Dunia
Lihat Detail

Menjalin Persahabatan dengan Manusia yang Telah Meninggal Dunia

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”

TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik.

Dari Sofyan, dari seorang yang mendengar dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah bersabda: “Amalan orang yang masih hidup berpengaruh terhadap orang tuanya yang telah meninggal. Jika yang masih hidup berbuat baik maka yang telah mati akan memuji Allah dan merasa gembira. Jika yang masih hidup berbuat jelek maka orang tuanya yang telah meninggal dunia berdoa: Ya Allah, jangan Kau matikan dia sebelum Kau beri hidayah.”